opini

Menyibak Sejarah Masuknya Islam di Asia Tenggara: Pandangan Teoritis Dari Beberapa Sejarahwan

Minggu, 9 Februari 2025 | 15:43 WIB
potret para Haji asal Nusantara pada abad 19 (Nusantara)

Maka dengan demikian, Islamisasi dapat terkait dengan upaya gerakan pemurnian dan pembaharuan Islam.

Banyak sejarawan berpendapat Islam masuk ke Asia Tenggara melalui suatu proses damai.

Prosesnya juga nisbi berlangsung selama berabad-abad dan berjalan secara gradual, serta tidak berlangsung secara bersamaan di wilayah kepulauan tersebut.

Penyebaran Islam di kawasan ini hampir terjadi tanpa pergolakan politik atau bukan melalui ekspansi pembebasan yang melibatkan kekuatan militer, atau juga tidak melalui pemaksaan struktur kekuasaan dan norma-norma masyarakat dari luar terhadap masyarakat setempat.

Sementara Islam masuk di Asia Tenggara melalui jalur perdagangan, perkawinan, dakwah, dan pembauran masyarakat Muslim Arab, Persia, dan India dengan masyarakat pribumi.

Kesimpulan akan watak sejarah masuknya Islam di kawasan ini diakui oleh banyak pengamat, di antaranya, ialah Thomas W Arnold.

Lukisan penampakan pelabuhan kerajaan Islam Banten pada abad 18 (wikipedia)

Pada buku klasiknya The Preaching of Islam, Arnold gamblang mengatakan bahwa penyebaran dan perkembangan historis Islam di Asia Tenggara berlangsung secara damai.

Begitu pula Azyumardi Azra (1999) pada karyanya Renaisans Islam Asia Tenggara, Sejarah Wacana dan Kekuasaan, juga mencatat hal yang kurang lebih sama.

Azra bahkan menekankan, berbeda dengan ekspansi Islam di banyak wilayah Timur Tengah, Asia Selatan, dan Afrika yang oleh sumber-sumber Islam di Timur Tengah disebut sebagai mengemban spirit ‘fath’ (atau ‘futuh’), yakni pembebasan, yang dalam praktiknya sering melibatkan kekuatan militer.

Baca Juga: Mengagumi Warisan Sejarah Dubrovnik di Kroasia, Permata Laut Adriatik

Sebaliknya, penyebaran Islam di Asia Tenggara hampir bisa dikata tidak pernah disebut sebagai futuh yang disertai kehadiran kekuatan militer.

Bahkan banyak peneliti mengatakan, bahwa Islam telah datang ke Asia Tenggara sejak abad pertama Hijrah atau abad ke-7 Masehi.

Asumsi sejarah ini diyakini oleh Arnold, misalnya mendasarkan pendapat sejarahnya ini pada sumber-sumber Tiongkok.

Berita dari Tiongkok itu menjelaskan menjelang akhir abad ke-7 terdapat seorang pedagang Arab menjadi pemimpin sebuah pemukiman Arab Muslim di pesisir pantai Sumatra.

Halaman:

Tags

Terkini