Apakah Tepuk Sakinah ala Kemenag Bisa Menekan Angka Perceraian? Antara Makna Simbolik dan Realita

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 6 Oktober 2025 | 09:53 WIB
ilustrasi Tepuk Sakinah yang Viral (instagram Kemenag)
ilustrasi Tepuk Sakinah yang Viral (instagram Kemenag)

KLIK SAJA - Lirik lagu Tepuk Sakinah kini tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Lagu yang awalnya diperkenalkan oleh salah satu akun Kantor Urusan Agama (KUA) ini kini viral, baik dalam bentuk unggahan ulang maupun video parodi dari warganet.

Dalam rekaman yang banyak beredar, tampak pembimbing calon pengantin memandu para peserta melakukan yel-yel dan gerakan “Tepuk Sakinah”.

Lagu ini memuat nilai-nilai penting tentang lima pilar keluarga sakinah, yang menjadi dasar dalam membangun rumah tangga yang harmonis.

Pilar pertama adalah Zawaj, yang bermakna berpasangan—menegaskan bahwa pernikahan adalah bentuk kebersamaan dua insan yang saling melengkapi.

Selanjutnya, Mitsaqan Ghalizan menggambarkan janji yang kokoh antara suami dan istri, bukan sekadar ikatan hukum, melainkan komitmen spiritual dan moral untuk sehidup semati.

Pilar ketiga, Mu’asyarah Bil Ma’ruf, mengajarkan pentingnya saling mencintai, menghormati, menjaga, dan berbuat baik satu sama lain.

Kemudian, Musyawarah menjadi kunci agar setiap persoalan rumah tangga dapat diselesaikan dengan dialog dan kebersamaan.

Terakhir, Taradhin menegaskan nilai saling ridha—bahwa keharmonisan hanya tumbuh ketika kedua pihak sama-sama ikhlas menerima dan memberi.

Dari Kelas Pembekalan Menjadi Viral

Menurut pihak KUA, “Tepuk Sakinah” merupakan materi ajar dalam bimbingan perkawinan, yang bertujuan memudahkan calon pengantin memahami prinsip dasar membangun rumah tangga harmonis.

Lagu dan gerakannya dikembangkan sebagai strategi edukatif Kementerian Agama untuk melekatkan nilai-nilai keluarga sakinah dengan cara yang lebih ringan dan mudah diingat.

Berikut potongan lirik “Tepuk Sakinah”:

Berpasangan, berpasangan, berpasangan (tepuk 3 kali)
Janji kokoh, janji kokoh, janji kokoh (tepuk 3 kali)
Saling cinta, saling hormat, saling jaga, saling ridha,
Musyawarah untuk sakinah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X