KLIK SAJA - Persoalan tambang galian C di Banyuwangi kembali menjadi perhatian publik setelah aksi damai Serikat Buruh Tambang Banyuwangi (SERBUWANGI).
Di balik tuntutan mengenai kepastian hukum dan keterbukaan regulasi, muncul kekhawatiran mengenai kondisi lingkungan yang semakin tertekan akibat aktivitas pertambangan.
Pemerhati sektor pertambangan Banyuwangi, Gus Mohammad Ridwan, menilai penyelesaian persoalan tidak cukup hanya berfokus pada legalitas administrasi.
Menurutnya, aspek kelestarian lingkungan harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan yang diambil.
Ia juga mengingatkan bahwa manfaat ekonomi tidak boleh mengorbankan keberlangsungan sumber daya alam.
Berikut 3 akar persoalan yang dinilai menjadi penyebab sengkarut galian C di Banyuwangi.
1. Godaan Eksploitasi Lahan Mandiri yang Sulit Dikendalikan
Melimpahnya material pasir di sejumlah lahan milik masyarakat menjadi salah satu pemicu maraknya aktivitas penambangan.
Kondisi tersebut membuat sebagian pemilik lahan tergoda memanfaatkan potensi ekonomi yang tersedia tanpa mempertimbangkan daya dukung lingkungan.
Ketika pengawasan tidak berjalan optimal, eksploitasi dapat berlangsung secara masif dan sulit dikendalikan.
Dampaknya bukan hanya pada perubahan bentang alam, tetapi juga meningkatnya risiko erosi, kerusakan kawasan resapan air, hingga ancaman bencana di masa mendatang.
Meski bersimpati pada nasib ribuan buruh yang menggantungkan hidup di sektor ini, Gus Ridwan memberikan catatan kritis yang sangat keras.
"Apabila ada aktivitas yang nyata-nyata menyebabkan kerusakan lingkungan, maka hal tersebut tidak bisa dibenarkan. Persoalan seperti itu tidak cukup hanya diselesaikan melalui pengurusan perizinan, tetapi harus ada tanggung jawab nyata terhadap dampak ekologi yang ditimbulkan," cetus Gus Ridwan tajam.
Artikel Terkait
Kabar Sangihe! Cek Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 109 Periode 7 – 12 Juli 2026 Rute Tahuna – Kawaluso – Matutuang – Marore – Kawio – Bitung
Jelajah Maluku Utara! Catat Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 88 Periode 9 – 20 Juli 2026 Rute Sanana - Pasipa – Bobong – Bitung – Namlea – Ambon
Anak Pengurus LBI Jadi Korban Begal di Bandung, Ini Kronologi Kejadian dan Sikap Tegas Ormas LBI
KPK Temukan 55 Keping Platina di Mobil Syah Afandin, Ini Fakta Nilai dan Asal-usulnya yang Diselidiki
Kronologi Lengkap Operasi Penindakan Narkoba di Katingan yang Berujung Tewasnya 3 Anggota Polri