"Kita belum bisa memastikan mereka harus seluruhnya belajar luring karena masih ada yang traumanya," tambahnya.
Siswa memang sudah mulai rindu suasana sekolah, namun rasa aman masih menjadi faktor yang belum kembali utuh.
Asesmen psikologis dilakukan bersama Dinas Pendidikan, Kemenkes, Himpsi, dan Kemendikdasmen untuk memastikan langkah yang paling tepat.
Dalam rasa waswas itu, Tetty tetap menyimpan harapan besar, "Harapannya tentu mereka sembuh. Dengan keajaiban Tuhan, anak-anak yang saleh akan segera sembuh."
Baca Juga: Hubungan 28 Tahun yang Terbayar: Raja Yordania Cerita Mengapa Prabowo Begitu Istimewa
Sebuah kalimat yang terdengar sederhana, namun membawa banyak doa.***
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Temukan Indikasi Manipulasi Harga Barang Impor di Pelabuhan Tanjung Perak
Informasi Jadwal & Tarif Kapal Dharma Lautan Utama Rute Kumai ke Semarang Periode 15 – 30 November 2025
Info Jadwal & Tarif Kapal Dharma Lautan Utama Rute Semarang Ke Kumai Periode 16 – 29 November 2025
Dari Gudang Gelap hingga Kebijakan Baru, Drama Panjang Baju Impor Ilegal dan Langkah ‘Cacah, Bukan Bakar’ ala Purbaya
Kasus Keracunan MBG Melonjak, DPR dan Pemerintah Perkuat Pengawasan Apa Saja Temuannya?