KLIK SAJA - Raja Yordania Abdullah II tidak datang ke Jakarta hanya sebagai kepala negara, tetapi sebagai seorang sahabat lama yang kedekatannya telah melewati puluhan tahun.
Dalam pertemuan bilateral, ia menegaskan bahwa hubungan Indonesia–Yordania punya fondasi emosional yang jauh lebih kuat dari sekadar kerja sama formal.
Suasana ruangan berubah hangat ketika Raja Abdullah II mengenang masa-masa awal persahabatannya dengan Presiden Prabowo Subianto.
Ia bahkan mengaitkan hubungan dua negara dengan kisah personal yang bergerak di belakang layar diplomasi.
Baca Juga: Rakyat Harus Dilindungi! Suara Warga Tambak Agung Menggema di DPRD Banyuwangi soal Tambang PT BSI
Kedekatan kedua pemimpin ini memberi isyarat bahwa agenda politik hari ini sejatinya bertumpu pada hubungan manusia.
Hubungan itu, dalam kasus ini, sudah tumbuh sejak lama dan tidak dibuat-buat.
Kisah Ikonik Saat Prabowo Diperkenalkan sebagai “Saudara”
Momen paling menyentuh datang ketika Raja Abdullah II menceritakan kembali hari ketika ia memperkenalkan Prabowo kepada ayahandanya, mendiang Raja Hussein.
“Saya selalu bercerita kepada ayah saya tentang persahabatan yang sangat istimewa ini. Dan ketika Anda datang ke Yordania, ayah saya bertanya kepada saya, ‘Siapa orang ini?’ Saya berkata, ‘Dia adalah saudara saya.’ Dan ayah saya berkata bahwa jika dia adalah saudaramu, maka dia adalah saudaraku juga,” ujarnya.
Kutipan ini menggambarkan hubungan yang bukan hanya dekat, tetapi sudah melewati batas diplomasi formal dan masuk ke ruang keluarga.
Baca Juga: Di DPRD Banyuwangi, Suara Warga Menggema: CSR Harus Dibuka, Bukan Disembunyikan
Sebuah relasi yang jarang terlihat di panggung politik internasional. Cerita ini menjadi jembatan emosional yang menunjukkan bahwa hubungan dua bangsa bisa berawal dari kedalaman relasi dua manusia.
Dari ucapan itu, Yordania tidak melihat Prabowo sebagai sekadar mitra—melainkan keluarga.
Artikel Terkait
Blibli Store Central Park Resmi Hadirkan The New Apple Shop, Belanja Premium Apple Kini Lebih Mudah
4 Fakta Tambahan Anggaran Rp28,63 T untuk Program Makan Bergizi Gratis yang Harus Kamu Tahu!
Dari Prosedur hingga Pertanyaan Publik: Analisis Susno Duadji soal Penetapan Tersangka Roy Suryo cs
Soeharto Jadi Pahlawan, Ayahnya Disebut Penjahat: Unggahan Gita Sjahrir Picu Debat Nasional
Dari Bobby ke Toto: Diplomasi Antar Anabul yang Jadi Simbol Persahabatan Indonesia–Australia