internasional

96 Korban, 7 Peledak, dan Siswa Masih Trauma, Begini Perkembangan Terbaru Kasus SMAN 72!

Minggu, 16 November 2025 | 05:15 WIB
96 Korban, 7 Peledak, dan Siswa Masih Trauma, Begini Perkembangan Terbaru Kasus SMAN 72! (Menyoroti fakta terkini terkait kondisi terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta. (Dok. Polri))

Langkah ini menunjukkan bahwa penyidik mencoba melihat kasus ini dari berbagai sisi, termasuk dinamika keluarga dan tekanan sosial yang mungkin dialami ABH.

Penyidikan yang menyentuh aspek rumah tangga ini mengajak publik melihat bahwa kasus besar sering kali dimulai dari persoalan kecil yang terpendam.

Sekolah Tetap PJJ: Karena Trauma Butuh Ruang untuk Sembuh

Di tengah penyidikan, SMAN 72 Jakarta memutuskan melanjutkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Baca Juga: Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi Yordania: Cerita Hangat di Balik Bejeweled Grand Cordon Al-Nahda

Sejak 10 November 2025, kebijakan ini diterapkan hingga gedung sekolah dinyatakan aman sepenuhnya.

Selain evaluasi bangunan, pemantauan kondisi siswa juga terus dilakukan.

Banyak orang tua merasa PJJ saat ini bukan sekadar soal metode belajar, tetapi ruang aman sementara bagi anak-anak.

Lingkungan sekolah yang dulu terasa familiar kini berubah menjadi lokasi luka kolektif.

Karena itu, kebijakan PJJ dianggap langkah paling manusiawi hingga semua pihak siap kembali.

Proses pemulihan pun berjalan setahap demi setahap, seiring penyidikan yang juga terus dibuka.

Trauma Siswa: Kerinduan pada Sekolah Bertemu Ketakutan yang Belum Hilang

Baca Juga: Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi Yordania: Cerita Hangat di Balik Bejeweled Grand Cordon Al-Nahda

Kepala sekolah SMAN 72, Tetty Helena Tampubolon, mengungkapkan bahwa sebagian siswa masih mengalami trauma mendalam.

"Hari Senin itu yang pasti masih PJJ,"* ujarnya sambil memastikan bahwa keputusan hybrid pun belum bisa dipastikan.

Halaman:

Tags

Terkini