KLIK SAJA - Di tengah gemerlap Kota Ho Chi Minh, Vietnam, yang dikenal sebagai pusat perekonomian dan budaya negara komunis ini, terdapat sebuah bangunan yang menjadi saksi bisu kehadiran Islam di tanah Vietnam.
Masjid Jamiul Muslimin, atau yang juga dikenal sebagai Jamiyah Islamic Mosque, adalah salah satu masjid tertua di kota tersebut.
Meskipun Vietnam dikenal sebagai negara dengan mayoritas penduduk non-Muslim, masjid ini tetap berdiri kokoh sebagai simbol syiar Islam yang harmonis di tengah masyarakat.
Masjid Jamiul Muslimin telah berdiri sejak tahun 1971. Awalnya, masjid ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan spiritual komunitas Muslim Cham, sebuah kelompok etnis minoritas di Vietnam yang telah memeluk Islam sejak berabad-abad lalu.
Baca Juga: Masjid Raya Paris: Simbol Penghormatan bagi Pahlawan Muslim Prancis dalam Perang Dunia I
Bangsa Cham, yang sebagian besar bermukim di wilayah tengah dan selatan Vietnam, memiliki sejarah panjang dalam perkembangan Islam di Asia Tenggara.
Dengan seiring berjalannya waktu, masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi komunitas Cham, tetapi juga terbuka untuk umat Islam dari berbagai latar belakang, termasuk ekspatriat dan pelancong Muslim yang berkunjung ke Ho Chi Minh City.
Kini, Masjid Jamiul Muslimin menjadi pusat kegiatan keagamaan yang aktif, tidak hanya untuk salat, tetapi juga untuk pengajian, perayaan hari besar Islam, dan kegiatan sosial lainnya.
Meskipun tidak terlalu besar dan hanya mampu menampung sekitar 169 jemaah, Masjid Jamiul Muslimin memiliki daya tarik tersendiri.
Arsitekturnya yang khas Timur Tengah dengan dominasi warna hijau yang mencolok membuatnya mudah dikenali.
Desainnya yang sederhana namun elegan mencerminkan perpaduan antara budaya Islam dan lokal. Kubah kecil dan menara yang menjulang menjadi ciri khas masjid ini, menambah kesan megah meskipun berada di tengah hiruk-pikuk kota metropolitan.
Interior masjid juga didesain dengan nuansa yang tenang dan khusyuk, cocok untuk beribadah. Kaligrafi Arab menghiasi dinding-dinding masjid, menambah kekhusyukan suasana.
Meskipun ukurannya tidak besar, masjid ini tetap nyaman dan mampu memberikan ketenangan bagi siapa pun yang berkunjung.
Keberadaan Masjid Jamiul Muslimin di Ho Chi Minh City menjadi bukti bahwa Islam dapat tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat yang mayoritas non-Muslim.