Baru-baru ini, ia menyoroti rendahnya daya serap anggaran di sejumlah lembaga negara, yang menyebabkan banyak dana tidak tersalurkan untuk kesejahteraan rakyat.
Ia bahkan menyebutkan, berdasarkan data Bank Indonesia, dana mengendap di pemerintah daerah seluruh Indonesia mencapai lebih dari Rp200 triliun.
Pernyataan ini membuat sejumlah pejabat “panas kuping”, namun di mata publik, keberanian Purbaya justru patut diapresiasi.
Baca Juga: IndexPolitica: Purbaya Ungguli KDM, AHY dan Gibran Untuk Posisi Wapres
Tak heran, warganet kemudian menjulukinya “Menteri Koboi” karena sikap tegas dan beraninya.
Tak Tertarik Dunia Politik
Meski elektabilitasnya terus menanjak, Purbaya menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik terjun ke dunia politik.
Dalam survei IndexPolitica, Purbaya menempati peringkat teratas sebagai tokoh potensial untuk posisi Wakil Presiden, dengan dukungan 28,65 persen. Ia mengungguli Dedi Mulyadi (20,15 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (15,75 persen), dan Gibran Rakabuming Raka (12,35 persen).
Namun, menanggapi hasil survei tersebut, Purbaya berkata singkat namun tegas:
“Saya enggak tertarik politik. Saya mau kerja aja.”
Sikapnya yang fokus pada kinerja dan enggan terlibat dalam kepentingan politik mempertegas citra “koboi sejati” — berani, jujur, dan bekerja demi kepentingan rakyat, bukan demi jabatan.***