Para pendukungnya menjulukinya “Singa”, merujuk pada lagu “Panic Show” dari band rock La Renga, yang sering ia nyanyikan dalam acara publiknya.
Penampilan energik dan rambut liarnya makin memperkuat citra karismatiknya di mata penggemar.
Namanya kian mendunia ketika majalah TIME memasukkannya ke dalam daftar 100 tokoh paling berpengaruh di dunia pada tahun 2024 dan 2025.
Pada 6 Oktober 2025, Milei kembali mencuri perhatian saat meluncurkan bukunya berjudul “La Construcción del Milagro” (“Membangun Keajaiban”) di Movistar Arena, Buenos Aires.
Acara tersebut disiarkan langsung di televisi nasional dan media sosial, memadukan pidato politik dengan pertunjukan musik ala rockstar sebuah gaya kampanye yang khas dirinya.
Banyak pengamat menilai, peristiwa itu bisa menjadi titik balik dalam persepsi dunia terhadap kepemimpinannya.
Dengan gaya yang tak biasa, kebijakan ekstrem, dan daya tarik yang memecah opini, Javier Milei tampaknya telah menjadi simbol baru dari populisme sayap kanan di era modern.***