Halodoc Dorong Skrining dan Vaksinasi untuk Cegah Kanker, Ini Pesan Dokter Irwan Heriyanto

photo author
- Kamis, 5 Februari 2026 | 16:18 WIB
Halodoc Dorong Skrining dan Vaksinasi untuk Cegah Kanker, Ini Pesan Dokter Irwan Heriyanto (Halodoc menghadirkan layanan dan fitur untuk mendeteksi serta mencegah kanker sejak dini. (Dok.Halodoc))
Halodoc Dorong Skrining dan Vaksinasi untuk Cegah Kanker, Ini Pesan Dokter Irwan Heriyanto (Halodoc menghadirkan layanan dan fitur untuk mendeteksi serta mencegah kanker sejak dini. (Dok.Halodoc))

Kasus Kanker di Indonesia Terus Meningkat

Di Indonesia, kasus kanker terus menunjukkan tren peningkatan.

Kementerian Kesehatan RI mencatat sekitar 400 ribu kasus baru kanker terdeteksi setiap tahunnya.

Angka kematian akibat kanker juga mencapai sekitar 240 ribu kasus per tahun.

Baca Juga: Jelang Ramadhan Susah Fokus dan Cepat Lelah? Ini Hubungan Pola Tidur dan Tekanan Psikologis

Bahkan, jumlah kasus kanker diprediksi dapat meningkat lebih dari 70 persen pada 2050 jika upaya pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat.

Data ini menjadi pengingat bahwa kanker bukan sekadar isu individu, tetapi tantangan kesehatan nasional.

Karena itu, edukasi dan akses layanan kesehatan menjadi semakin krusial.

Upaya preventif perlu dilakukan lebih luas dan berkelanjutan.

Dokter Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Lewat Skrining

dr. Irwan Heriyanto, MARS, Board of Medical Excellence Halodoc, menyampaikan pentingnya menjaga gaya hidup dan melakukan langkah preventif untuk mencegah kanker sejak dini.

“Deteksi dini berperan penting dalam fase pencegahan penyakit kanker. Pemeriksaan awal dapat dilakukan sedini mungkin melalui medical check-up (MCU), dan skrining kesehatan lanjutan jika diperlukan,” ujar dokter Irwan.

Baca Juga: Jelang Puasa Ramadhan Cepat Mengantuk? Ini Penyebab Psikologis dan Pola Tidur yang Berubah

Ia menambahkan bahwa langkah ini bisa dilakukan siapa saja di segala usia.

“Pada dasarnya, hal ini dapat dilakukan oleh siapa saja di segala usia, untuk mendeteksi tanda awal atau faktor risiko kanker sehingga penanganan lanjutan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat, terutama bagi mereka yang memiliki faktor genetik,” imbuhnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X