Halodoc Dorong Skrining dan Vaksinasi untuk Cegah Kanker, Ini Pesan Dokter Irwan Heriyanto

photo author
- Kamis, 5 Februari 2026 | 16:18 WIB
Halodoc Dorong Skrining dan Vaksinasi untuk Cegah Kanker, Ini Pesan Dokter Irwan Heriyanto (Halodoc menghadirkan layanan dan fitur untuk mendeteksi serta mencegah kanker sejak dini. (Dok.Halodoc))
Halodoc Dorong Skrining dan Vaksinasi untuk Cegah Kanker, Ini Pesan Dokter Irwan Heriyanto (Halodoc menghadirkan layanan dan fitur untuk mendeteksi serta mencegah kanker sejak dini. (Dok.Halodoc))

Program ini mencakup pengaturan pola makan seimbang hingga injeksi terapi medis sesuai kebutuhan.

Pendekatan ini membantu masyarakat membangun kebiasaan sehat secara berkelanjutan.

Pencegahan kanker pun bisa dimulai dari langkah sederhana sehari-hari.

Konsultasi Spesialis dan Akses Pengobatan Kanker Lebih Mudah

Sebagai ekosistem kesehatan digital, Halodoc juga mendukung masyarakat dalam aspek konsultasi dan pengobatan kanker.

Baca Juga: Kenali Penyebab Kenapa Menjelang Ramadhan 2026 Pola Tidur Mulai Kacau

Melalui layanan Chat Dokter,
pengguna dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis onkologi secara lebih mudah.

Dari sisi akses pengobatan, Halodoc menyediakan berbagai obat terapi kanker melalui Toko Kesehatan dengan resep dokter.

Obat untuk kanker payudara, kanker endometrium, hingga kemoterapi untuk jenis kanker tertentu menjadi beberapa yang paling banyak dibeli.

Pada pasien yang sudah terdiagnosis kanker, pemantauan berkala seperti tes darah juga penting dilakukan.

Pemeriksaan tersebut bahkan dapat dilakukan dari rumah melalui layanan Homecare sesuai rekomendasi dokter.

Halodoc Tegaskan Pendampingan Jangka Panjang untuk Pasien Kanker

Baca Juga: Tahukah Kamu Rasa Gelisah Justru Muncul Diam-Diam? Ini Penjelasannya

Dalam perjalanan pengobatan kanker, pasien membutuhkan terapi yang disesuaikan dengan kondisi klinis masing-masing.

“Langkah preventif seperti skrining dan vaksinasi memiliki peran penting dalam pencegahan kanker. Di sisi lain, pasien yang telah terdiagnosis kanker membutuhkan terapi yang disesuaikan dengan kondisi klinis masing-masing serta pendampingan medis secara berkelanjutan,” kata dokter Iwan lagi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X