Mengenal Tanaman Hias Calathea Black Lipstick Asal Papua, Si Hitam Manis yang Mempesona

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 17 Juni 2026 | 21:38 WIB
Tanaman Hias Calathea Black Lipstick (planet natural)
Tanaman Hias Calathea Black Lipstick (planet natural)

KLIK SAJA - Di Indonesia, tanaman kalatea lebih dikenal dengan sebutan meranti. Pesonanya terletak pada daun yang lebar dengan motif unik yang berbeda pada setiap varietas.

Dengan tinggi rata-rata sekitar 30–50 sentimeter, tanaman ini cocok dijadikan penghias teras, sudut ruangan, hingga taman rumah.

Di antara beragam jenis kalatea yang beredar di pasaran, ada satu varietas yang mulai mencuri perhatian para kolektor tanaman hias, yaitu Calathea Black Lipstick.

Kalatea asli Papua ini menawarkan tampilan yang berbeda dari jenis meranti pada umumnya, terutama berkat kombinasi warna daun yang eksotis dan mencolok.

Calathea Black Lipstick mudah dikenali dari warna daunnya yang hijau gelap dengan semburat ungu yang elegan.

Dikarenakan semburat ungunya bagaikan motif bibir, maka tak heran, tanaman ini diberi embel-embel lipstick.

Baca Juga: Mengenal Anggrek Hantu dari Papua: Spesies Bunga Mungil nan Tangguh

Sekilas tampilannya memang menyerupai Rose Painted Calathea, tetapi varietas ini memiliki corak merah muda yang lebih tegas dan kontras.

Motif tersebut tampak seperti sapuan lukisan tangan yang menghiasi permukaan daun, menciptakan kesan artistik yang sulit ditemukan pada tanaman hias lain.

Di pasar internasional, tanaman ini lebih populer dengan nama Calathea Dottie. Keunikan warna dan pola daunnya membuat banyak pecinta tanaman hias menempatkannya sebagai salah satu kalatea dengan tampilan paling memikat.

Meski memiliki daya tarik tinggi, Calathea Black Lipstick masih tergolong langka di pasaran. Tidak sedikit pedagang tanaman yang belum mengenalnya secara luas.

Kelangkaan inilah yang turut mendorong nilai jualnya menjadi lebih tinggi dibandingkan beberapa jenis meranti lainnya.

Menariknya, meski terbilang langka, Calathea Black Lipstick tidak memerlukan teknik budidaya yang rumit.

Perbanyakan tanaman umumnya dilakukan dengan memisahkan anakan yang telah memiliki akar sehat dari tanaman induk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X