Museum Sonobudoyo: Menelusuri Sejarah dan Budaya Jawa di Jantung Yogyakarta

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 05:20 WIB
Pintu Masuk Museum Sonobuduyo (sewa mobil jogja)
Pintu Masuk Museum Sonobuduyo (sewa mobil jogja)

KLIK SAJA – Jika sobat Klik Saja berkesempatan plesiran ke kota Yogyakarta, cobalah untuk mempelajari sejarah dan budaya Jawa.

Salah satu lokasi dimana kita bisa menambah wawasan sejarah dan kebudayaan Jawa di Yogyakarta adalah Museum Sonobudoyo.

Lokasinya persis di jantung kota Gudeg ini, tak jauh dari titik nol kilometer Malioboro.

Museum Sonobudoyo berdiri pada tahun 1935 atas prakarsa Yayasan Java Instituut, sebuah lembaga yang berfokus pada pelestarian kebudayaan Jawa, Madura, Bali, dan Lombok.

Pendirian museum ini bermula dari hadiah Sri Sultan Hamengkubuwono VIII, dan sejak tahun 1974 pengelolaannya resmi berada di bawah pemerintah Indonesia.

Saat ini, Museum Sonobudoyo berada di bawah naungan Dinas Kebudayaan DIY. Dengan lebih dari 65.000 koleksi, museum ini dikenal sebagai salah satu museum budaya terbesar dan paling lengkap di Indonesia.

Koleksinya mencakup berbagai benda bersejarah, naskah kuno, hingga artefak yang bernilai tinggi.

Museum Sonobudoyo terbagi menjadi dua unit. Unit I yang terletak di Jalan Trikora menghadirkan koleksi khas budaya Jawa seperti wayang, batik, dan senjata tradisional.

Di sini, pengunjung dapat menjelajahi berbagai ruang pamer tematik, mulai dari ruang wayang, batik, logam, hingga ruang senjata.

Setiap ruang menyajikan koleksi unik yang mampu memberikan gambaran menyeluruh tentang kehidupan dan tradisi masyarakat Jawa, baik di masa lalu maupun masa kini.

bagian etalase Museum Sonobudoyo
bagian etalase Museum Sonobudoyo (ide trips)

Sementara itu, Unit II yang berada di Jalan Wijilan lebih berfokus pada penelitian dan penyimpanan koleksi tambahan.

Salah satu daya tarik utama di unit ini adalah kumpulan naskah kuno yang sangat berharga, menjadikannya pusat penting bagi para peneliti dan akademisi yang ingin menggali lebih dalam kekayaan literasi dan sejarah Jawa.

Tidak hanya menampilkan benda koleksi, Museum Sonobudoyo juga hidup dengan berbagai pertunjukan seni. Wayang kulit, wayang topeng panji, hingga kesenian rakyat rutin digelar untuk menghidupkan suasana budaya Jawa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X