Masjid Dzhumaya, Peninggalan Kebesaran Kekhalifahan Turki Usmani di Bulgaria

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 12 Januari 2025 | 08:30 WIB
Masjid Dzhumaya di kota PLodiv (wikipedia)
Masjid Dzhumaya di kota PLodiv (wikipedia)

KLIK SAJA - Masjid Dzhumaya merupakan tempat suci umat Islam utama di Plovdiv, Bulgaria.

Masjid ini berukuran 40 x 30 meter dan terletak di tengah kawasan pejalan kaki saat ini, di sebelah barat Kota Tua.

Orang-orang biasa menyebutnya Muradiye, untuk menghormati sang penguasa Turki Usmani di Bulgaria di abad pertengahan, Sultan Murad II.

Masjid ini dibangun di lokasi Gereja Katedral St. Petka Tarnovska Plovdiv segera setelah kota itu ditaklukkan oleh tentara Turki Usmani (1363-64).

Baca Juga: 4 Tempat Paling Angker di Britania Raya, Salah Satunya Markas Drakula

Pada masa pemerintahan Sultan Murad II (1421-1451), bangunan lama itu dirobohkan dan masjid yang sekarang, yang disebut Masjid Ulu Dzhumaya, yang berarti Masjid Jumat Utama, didirikan di tempatnya.

Masjid Dzhumaya merupakan salah satu bangunan tempat ibadah Islam tertua di Balkan.

Bagian dalam Masjid Dzhumaya yang sangat indah kaligrafinya
Bagian dalam Masjid Dzhumaya yang sangat indah kaligrafinya (iqna)

Masjid ini merupakan salah satu yang terbesar dengan bangunan persegi panjangnya yang mengesankan.

Konstruksinya menunjukkan pengaruh teknik arsitektur Bizantium dan Bulgaria Kuno, dimana dua lapis batu bata dibangun setelah setiap lapis batu.

Berbeda dengan masjid-masjid berikutnya yang memiliki satu kubah, Masjid Dzhumaya termasuk di antara masjid-masjid yang memiliki banyak kubah.

Kubahnya berjumlah sembilan dan ditutupi dengan lembaran timah.

Di sudut timur laut fasad utama didirikan sebuah menara yang dihiasi dengan kisi-kisi persegi diagonal dari bata merah dengan latar belakang plesteran putih.

Hiasan dinding yang menakjubkan di dalam masjid dipenuhi dengan ornamen tanaman yang kaya ranting, bunga, dan karangan bunga, diapit di antara medali dengan kaligrafi kutipan dari Al-Quran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Tags

Rekomendasi

Terkini

X