KLIK SAJA – Sobat Klik Saja, pernahkah kita sesekali memandang langit malam penuh seksama, memperhatikan bintang-bintang yang meramaikan angkasa gelap.
Jika iya, kamu tidak sendiri, hanya saja tidak semua lokasi merupakan tempat yang ideal untuk menikmati pemandangan rasi bintang.
Seiring meningkatnya minat masyarakat global pada wisata kesehatan (wellness tourism) dan wisata untuk healing, kini muncul tren yang menjadi fenomena baru, yaitu star bathing.
Tren ‘star bathing’ merupakan sebuah kegiatan wisata untuk menikmati pemandangan langit malam yang dipenuhi bintang, sehingga menimbulkan perasaan kagum, serta menghasilkan hati dan pikiran yang tenang.
Baca Juga: Mengenal Marbinda, Tradisi Unik Suku Batak Sambut Natal dan Tahun Baru
Studi menjelaskan bahwa memandang langit malam yang penuh bintang dapat memicu perasaan bahagia yang mendalam.
Kegiatan ini bisa menjadi momen kontemplasi manusia untuk memahami dunia yang begitu besar. Perasaan-perasaan ini seringkali muncul ketika kita berada di alam terbuka.
Fakta lainnya, lima dari sepuluh penggemar astronomi menjadikan star bathing sebagai aktivitas utama saat berlibur.
Sebelum tren star bathing, sebenarnya sudah lebih dulu muncul tren stargazing.
Meskipun star bathing merupakan bagian dari stargazing, kedua nya memiliki fokus yang berbeda.
Stargazing umumnya berfokus pada identifikasi rasi bintang atau disebut juga astrophotography, sementara star bathing menawarkan momen kontemplatif yang menyegarkan bagi wisatawan, sambil menikmati indahnya suasana malam hari.
Selain meningkatnya kesadaran akan kesehatan mental pasca pandemi, star bathing dapat menjadi pelarian bagi masyarakat modern yang lelah dengan kehidupan yang sibuk.
Star bathing menawarkan manfaat relaksasi, seperti forest bathing, di mana kita akan menyadari bahwa ada sesuatu yang jauh lebih besar dari diri sendiri di alam semesta.