Walau begitu, Bosnia-Herzegovina datang dengan modal yang cukup baik. Mereka tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir dan bermain imbang dalam enam laga beruntun setelah 90 menit waktu normal.
Karena itu, mereka memiliki keyakinan dapat mencapai empat poin dari dua pertandingan, sebuah pencapaian yang hampir pasti membuka jalan menuju babak gugur.
Untuk mewujudkan hal tersebut, mereka harus mengalahkan Swiss, tim yang baru sekali mereka hadapi sebelumnya.
Pada satu-satunya pertemuan itu, Bosnia-Herzegovina menang 2-0 dalam laga persahabatan internasional pada Maret 2016.
Kondisi Tim dan Prediksi
Meski gagal meraih hasil yang diinginkan saat menghadapi Qatar, Swiss keluar dari pertandingan tersebut tanpa masalah cedera.
Oleh karena itu, kemungkinan besar hanya akan ada sedikit perubahan dalam susunan pemain pada Kamis malam.
Yakin diperkirakan tetap mempertahankan kerangka utama tim dengan Manuel Akanji, Nico Elvedi, Granit Xhaka, dan Breel Embolo sebagai poros utama permainan.
Namun, perubahan di lini depan bukan hal yang mustahil, dengan Noah Okafor dari Leeds United dan Johan Manzambi dari Freiburg menjadi opsi yang tersedia.
Sementara itu, Bosnia-Herzegovina masih menunggu perkembangan kondisi Sead Kolasinac yang mengalami masalah fisik menjelang akhir pertandingan melawan Kanada.
Hingga kini belum diketahui apakah cedera yang dialaminya cukup serius.
Namun, bek RC Lens, Nidal Celik, dipastikan absen sepanjang turnamen setelah mengalami cedera saat sesi latihan.
Sebagai penggantinya, Sergej Barbarez telah memanggil Arjan Malic dari Sturm Graz ke dalam skuad.
Meski tampil cukup solid dalam bertahan, Bosnia-Herzegovina mengalami kesulitan di sektor penyerangan.