Tapi justru ekspektasi itu bisa menjadi tekanan psikologis.
Banyak orang merasa harus lebih baik dari biasanya, dan itu memicu stres halus.
Stres kecil seperti ini sering muncul dalam bentuk emosi sensitif.
Akhirnya mood jadi gampang berubah meski tidak ada masalah besar. Ini sangat manusiawi dan sering terjadi.
3. Pola Tidur Mulai Bergeser Lebih Cepat
Tanpa sadar, banyak orang mulai tidur lebih awal atau bangun lebih pagi menjelang puasa.
Baca Juga: Kenali Penyebab Kenapa Menjelang Ramadhan 2026 Pola Tidur Mulai Kacau
Perubahan jam tidur ini memengaruhi hormon tubuh yang mengatur emosi.
Kurang tidur sedikit saja bisa membuat seseorang lebih mudah tersinggung.
Bahkan kalau tubuh merasa lelah, emosi juga ikut lebih rapuh.
Mood swing jelang Ramadhan sering berkaitan dengan hal sederhana seperti ini.
Tidur yang tidak konsisten jadi pemicu paling umum.
4. Perubahan Pola Makan Bisa Mengganggu Stabilitas Emosi
Menjelang puasa, sebagian orang mulai mengurangi kopi, gula, atau porsi makan.