Kenapa Mood Gampang Berubah Menjelang Puasa Ramadhan? Ini Penjelasan Psikologi yang Jarang Dibahas

photo author
- Kamis, 5 Februari 2026 | 09:02 WIB
Kenapa Mood Gampang Berubah Menjelang Puasa Ramadhan? Ini Penjelasan Psikologi yang Jarang Dibahas (Ilustrasi gambar )
Kenapa Mood Gampang Berubah Menjelang Puasa Ramadhan? Ini Penjelasan Psikologi yang Jarang Dibahas (Ilustrasi gambar )

KLIK SAJA - Menjelang Ramadhan, banyak orang mulai merasakan perubahan suasana hati yang agak sulit dijelaskan.

Kadang semangat, tapi tiba-tiba mudah sensitif. Ada yang cepat kesal, gampang baper, atau merasa emosinya lebih “tipis” dari biasanya.

Padahal, kondisi ini bukan sekadar lebay atau kurang bersyukur.

Secara psikologi dan kebiasaan tubuh, masa transisi menuju puasa memang sering memengaruhi mood. Berikut beberapa alasan yang jarang disadari.

1. Otak Sedang Masuk Fase Adaptasi Rutinitas Baru

Menjelang puasa, pikiran kita mulai mempersiapkan perubahan jadwal hidup.

Baca Juga: Memahami Perbedaan Pola Diet Intermittent Fasting dan Puasa Ramadan

Dari yang biasanya makan bebas, tiba-tiba harus menyesuaikan sahur dan berbuka.

Otak manusia sebenarnya tidak terlalu suka perubahan mendadak. Proses adaptasi ini membuat emosi jadi lebih mudah naik turun.

Bahkan tanpa sadar, tubuh sudah “siaga” menghadapi pola baru.

Ini sebabnya mood sering terasa tidak stabil sebelum Ramadhan benar-benar dimulai.

Baca Juga: Belum Puasa Tapi Sudah Lelah? Ini yang Biasa Terjadi Sebelum Bulan Ramadhan

2. Ekspektasi Ramadhan Kadang Diam-Diam Membebani

Ramadhan sering dipandang sebagai bulan yang harus sempurna ibadah meningkat, hati lebih sabar, hidup lebih teratur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X