Kadang makan terlambat, kadang tidur terlalu malam. Ketidakteraturan ini membuat energi cepat turun.
Tubuh bingung harus mengikuti pola lama atau baru. Fase setengah-setengah inilah yang sering terasa paling berat.
4. Emosi Lebih Sensitif Tanpa Alasan Jelas
Menjelang puasa, banyak orang menjadi lebih sensitif secara emosional.
Baca Juga: Panduan Lengkap Kuliner Ramadhan 2026 Kabupaten Sukoharjo: Harga, Jam Buka, dan Tips Hemat
Hal kecil bisa terasa lebih mengganggu dari biasanya.
Ini bukan karena suasana Ramadhan, tapi karena tubuh dan pikiran sedang lelah beradaptasi.
Emosi sering menjadi indikator pertama saat energi menurun.
Rasa mudah tersinggung atau cemas muncul tanpa sebab jelas.
Kondisi ini wajar dan sementara.
Mengenali penyebabnya membantu kita lebih sabar pada diri sendiri.
5. Tubuh Membutuhkan Transisi yang Lebih Lembut
Fase sebelum bulan ramadhan sering terasa berat karena tubuh dipaksa beradaptasi terlalu cepat.
Baca Juga: Tradisi Unik Purbalingga Sebelum Ramadhan dari Bersih Desa, Kenduri, dan Ibadah
Padahal, tubuh lebih nyaman dengan perubahan bertahap.
Memberi jeda dan ritme yang konsisten sangat membantu.
Artikel Terkait
Empat Alasan Mengapa Mie Ayam Jadi Hidangan Populer dan Paling Dicintai di Indonesia
Mengenal Yerba Mate: Minuman Tradisi Amerika Selatan yang Mendunia
Jam Kulitmu Mengelupas? Simak 8 Tips Merawatnya Agar Selalu Awet, Klasik dan Elegan
Tak Perlu Bamburuncing, Begini Cara Jadi Pahlawan di Era Digital
Mengenal Self Policing, Cara Anak Sekolah Belajar Kontrol Diri dan Hadapi Tekanan Tanpa Kekerasan