Langkah Penarikan Produk
Coca-Cola Europacific Partners Belgium memastikan bahwa sebagian besar produk terdampak yang belum terjual telah ditarik dari pasar.
"Mayoritas produk yang terdampak dan tidak terjual telah ditarik dari rak-rak toko, dan kami terus mengambil langkah-langkah untuk menarik semua produk yang tersisa dari pasar," ungkap perusahaan.
Namun, cabang Coca-Cola di Prancis menyebutkan bahwa analisis dari para ahli independen menunjukkan risiko akibat konsumsi produk tersebut sangat rendah.
"Kami belum menerima keluhan apa pun dari konsumen tentang masalah ini," klaim perusahaan.
Baca Juga: Republik Demokratik Kongo Krisis Kemanusiaan, Pemerintah Kewalahan Hadapi Kekejaman Pemberontak M23
Sejumlah produk Coke dan Fuze Tea memang telah dikirim ke Prancis, tetapi hingga saat ini, belum ada perintah resmi untuk menarik produk tersebut dari pasar Prancis.
Atas kejadian ini, Coca-Cola Europacific Partners menyampaikan permintaan maaf.
Kandungan klorat tinggi dalam produk pertama kali terdeteksi melalui pemeriksaan rutin di fasilitas produksi di Ghent.
Produk dan Kode Produksi yang Terdampak
Produk-produk yang teridentifikasi mengandung kadar klorat tinggi memiliki kode produksi antara 328 GE hingga 338 GE.
Beberapa merek yang turut terdampak dalam penarikan ini antara lain:
Baca Juga: Perusahaan AI DeepSeek Asal China Guncang AS, Trump Peringatkan Industri Teknologi
Minute Maid
Nalu
Royal Bliss
Tropico
Saat ini, Coca-Cola Europacific Partners telah berkoordinasi dengan otoritas terkait di masing-masing negara yang terdampak untuk menangani permasalahan ini.
Asal Usul Klorat dalam Makanan dan Minuman
Artikel Terkait
Warga Tepi Barat Suka Cita Sambut 200 Tahanan Palestina Yang Dibebaskan Dalam Gencatan Senjata
Donald Trump Bertemu Gubernur California Saat Melawat ke Lokasi Kebakaran LA: Kita akan Memperbaikinya
Warga Gaza Utara Mulai ‘Long March’ Kembali Kampung Halaman Yang Hancur Lebur
Perusahaan AI DeepSeek Asal China Guncang AS, Trump Peringatkan Industri Teknologi
Republik Demokratik Kongo Krisis Kemanusiaan, Pemerintah Kewalahan Hadapi Kekejaman Pemberontak M23