Perusahaan AI DeepSeek Asal China Guncang AS, Trump Peringatkan Industri Teknologi

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Selasa, 28 Januari 2025 | 20:04 WIB
Ilustrasi Aplikasi AI Deepseek dan Donald Trump (Times of India)
Ilustrasi Aplikasi AI Deepseek dan Donald Trump (Times of India)

KLIK SAJA- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut kebangkitan perusahaan China DeepSeek sebagai "peringatan" bagi industri teknologi AS, setelah kemunculan model kecerdasan buatan (AI) memicu gelombang kejutan di Wall Street.

Saham di perusahaan teknologi besar seperti Nvidia anjlok tajam, dan raksasa chip itu kehilangan hampir 600 miliar dolar  dalam nilai pasar.

Hal yang mengguncang industri ini adalah klaim DeepSeek bahwa model R1-nya dibuat dengan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan para pesaingnya.

Baca Juga: Donald Trump Pilih Kasih Beri Bantuan Korban Bencana Kebakaran Los Angeles, Hanya Membantu Daerah Kantung Suaranya

Tentunya perihal ini menimbulkan pertanyaan tentang masa depan dominasi industri AI Amerika dan skala investasi yang direncanakan perusahaan-perusahaan AS.

DeepSeek telah menjadi aplikasi gratis yang paling banyak diunduh di AS hanya seminggu setelah diluncurkan.

Menanggapi berita tersebut, Trump mengatakan perkembangan terkini dalam industri AI Tiongkok mungkin menjadi "hal positif" bagi AS.

"Jika Anda bisa melakukannya dengan lebih murah, jika Anda bisa melakukannya dengan biaya lebih rendah dan mendapatkan hasil akhir yang sama. Saya pikir itu hal yang baik bagi kita," katanya kepada wartawan,

Ia juga mengatakan tidak khawatir dengan terobosan tersebut, dan menambahkan AS akan tetap menjadi pemain dominan di bidang tersebut.

Baca Juga: Donald Trump Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran Los Angeles, Masih Debat Masalah Bantuan

DeepSeek didukung oleh model DeepSeek-V3 dengan open source, yang menurut para pengamat dapat berbiaya sangat rendah ketimbang pesaingnya.

Kemunculannya terjadi saat AS membatasi penjualan teknologi chip canggih yang mendukung AI ke China.

Untuk melanjutkan pekerjaan mereka tanpa pasokan chip canggih impor yang stabil, para pengembang AI Tiongkok telah berbagi pekerjaan mereka satu sama lain dan bereksperimen dengan pendekatan baru terhadap teknologi.

Hal ini menghasilkan model AI yang membutuhkan daya komputasi jauh lebih sedikit daripada sebelumnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC

Tags

Rekomendasi

Terkini

X