PM Israel Benjamin Netanyahu Pecat Menteri Pertahanan Yoav Gallant, Sinyal Baik Untuk Hamas dan Hizbullah?

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 6 November 2024 | 09:55 WIB
Benjamin Netanyahu dan Yoav Gallant (CBS News)
Benjamin Netanyahu dan Yoav Gallant (CBS News)

KLIK SAJA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Selasa (5/10/24) memecat menteri pertahanannya, Yoav Gallant , dalam sebuah pengumuman mengejutkan bagi semua pihak, karena di saat bersamaan negara Zionis itu sedang terlibat dalam perang di berbagai front di seluruh wilayah.

Dilansir oleh CBS News, hal tersebut ditengarai Netanyahu dan Gallant telah berulang kali berselisih pendapat mengenai perang di Gaza .

Netanyahu menggunakan alasan "kesenjangan yang signifikan" dan "krisis kepercayaan" sebagai sebab pemecatan tersebut.

Baca Juga: All Eyes on Jabalia Camp: Pengungsi dan Relawan Medis di Gaza Utara Jadi Sasaran Tembak Militer Israel

"Di tengah perang, lebih dari sebelumnya, kepercayaan penuh dibutuhkan antara perdana menteri dan menteri pertahanan," ujar Netanyahu.

 "Sayangnya, meskipun pada bulan-bulan pertama kampanye ada kepercayaan seperti itu dan ada pekerjaan yang sangat membuahkan hasil, selama bulan-bulan terakhir kepercayaan ini retak antara saya dan menteri pertahanan." tambahnya.

Pada awal perang, kepemimpinan Israel menunjukkan agresi massifnya saat menanggapi serangan Hamas pada 7 Oktober 2024.

Namun, seiring berlanjutnya perang dan menyebar ke Lebanon, perbedaan kebijakan utama pun muncul di antara pejabat tinggi Israel.

Ketika Netanyahu menyerukan tekanan militer berkelanjutan terhadap Hamas, Gallant justru mengambil pendekatan yang lebih pragmatis.

Gallant mengatakan bahwa kekuatan militer telah menciptakan kondisi yang diperlukan untuk kesepakatan diplomatik yang dapat membawa pulang sandera yang ditawan oleh kelompok militan tersebut.

Baca Juga: MER-C Berangkatkan Tim Relawan Medis EMT ke-6 Ke Jalur Gaza, Walau Israel Masih Menggempur Palestina

Gallant, seorang mantan jenderal yang memperoleh rasa hormat publik Israel dengan kepribadiannya yang tegas dan tanpa basa-basi, mengatakan dalam sebuah pernyataan : "Keamanan negara Israel selalu, dan akan selalu tetap, menjadi misi hidup saya."

Gedung Putih pada hari Selasa menolak berkomentar mengenai pemecatan tersebut tetapi menyebut Galant sebagai "mitra penting dalam semua hal yang berkaitan dengan pertahanan Israel."

"Sebagai mitra dekat, kami akan terus bekerja sama dengan Menteri Pertahanan Israel berikutnya," kata Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: CBS News

Tags

Rekomendasi

Terkini

X