Maka tak heran Hayam Wuruk pernah mengunjungi situs Candi dari buyutnya ini.
Namun, ia memilih meninggalkan kehidupan duniawi dan menjadi seorang bhiksuni (pendeta Buddha wanita). Takhta tersebut kemudian diamanahkan kepada putrinya, Tribhuwanatunggadewi.
Meski tidak diketahui secara pasti kapan Gayatri wafat, catatan sejarah memperkirakan ia meninggal sekitar 57 tahun setelah berdirinya Majapahit—menunjukkan bahwa ia hidup hingga usia yang cukup lanjut.
Sejarah Penemuan dan Bentuk Candi
Candi Boyolangu pertama kali ditemukan pada tahun 1914 oleh para ahli, di antaranya NJ Krom, PV Stein Callenfels, dan Haase.
Saat ditemukan, kondisi candi sudah tidak utuh. Yang tersisa hanyalah tiga struktur bata bertingkat berbentuk persegi, dengan sebuah arca besar di bagian atasnya.
Arca tersebut menggambarkan sosok wanita yang duduk di atas padmasana—singgasana yang dihiasi motif teratai—dengan sikap tangan Dharmacakramudra, yang melambangkan ajaran atau pemutaran roda dharma.
Petunjuk penting mengenai usia candi ditemukan pada umpak (batu penyangga) yang memuat angka tahun dari masa pemerintahan Hayam Wuruk (1350–1389).
Dalam Kitab Negarakertagama karya Mpu Prapanca, disebutkan adanya bangunan suci Buddha di Boyolangu bernama Prajnaparamithapuri, yang diyakini merujuk pada candi ini.
Kitab tersebut juga mencatat pelaksanaan upacara Srada oleh Hayam Wuruk untuk memperingati 12 tahun wafatnya Gayatri—sebuah ritual penghormatan yang memperkuat dugaan bahwa candi ini berkaitan erat dengan sosoknya.
Candi Boyolangu terletak di Dukuh Dadapan, Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu, Kab upaten Tulungagung.
Baca Juga: Uniknya Candi Sumberawan Singosari yang Berdiri di Atas Mata Air Sakral
Sebagaimana candi-candi pada umumnya, situs ini dulunya berfungsi sebagai tempat pemujaan sekaligus sebagai simbol perwujudan tokoh yang telah wafat dalam bentuk arca.
Menariknya, tidak jauh dari lokasi ini terdapat situs lain bernama Candi Sanggrahan. Situs tersebut dipercaya sebagai tempat persinggahan rombongan Hayam Wuruk saat melakukan perjalanan menuju Candi Boyolangu.
Selain arca utama yang diyakini sebagai perwujudan Gayatri, kompleks candi ini juga menyimpan beberapa arca lain seperti Nandi, Dwarapala, Mahisasuramardini, Ganesha, serta Jaladwara.