Serunya Menyapa Hiu Paus di Desa Wisata Botubarani Gorontalo, Pesona Bahari Teluk Tomini

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 18 Juni 2026 | 07:10 WIB
seorang penyelam berinteraksi dengan hiu paus di perairan Botubarani (dinas pariwisata Gorontalo)
seorang penyelam berinteraksi dengan hiu paus di perairan Botubarani (dinas pariwisata Gorontalo)

KLIK SAJA - Di pesisir Gorontalo yang menghadap langsung ke Teluk Tomini, terdapat sebuah destinasi wisata bahari yang berhasil mencuri perhatian wisatawan dari berbagai daerah bahkan luar negeri.

Desa Botubarani, yang berada di Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, menjadi rumah bagi salah satu fenomena alam paling menakjubkan di Indonesia: kemunculan hiu paus atau Rhincodon typus.

Salah satu makhluk laut terbesar di dunia ini hadir di perairan yang jernih dan tenang, menawarkan pengalaman langka bagi siapa saja yang ingin melihatnya dari dekat.

Meski memiliki ukuran tubuh yang bisa mencapai belasan meter, hiu paus dikenal sebagai satwa yang jinak dan tidak berbahaya bagi manusia.

Pemandangan raksasa laut yang berenang anggun di dekat perahu atau di bawah permukaan air menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.

Sebelum dikenal sebagai destinasi wisata hiu paus, Botubarani adalah desa nelayan tradisional yang kehidupan masyarakatnya sangat bergantung pada laut.

Sebagian besar penduduk mencari nafkah sebagai nelayan dengan menggunakan perahu kecil berkapasitas kurang dari 2 GT yang digerakkan mesin tempel sederhana.

Baca Juga: Eksplor Benteng Otanaha, Peninggalan Portugis di Bumi Gorontalo

Setiap hari, para nelayan melaut untuk menangkap berbagai jenis ikan seperti nike (Awaous melanocephalus), ikan kembung, cakalang, dan sejumlah spesies lainnya.

Aktivitas melaut mereka sangat dipengaruhi musim serta kalender tradisional yang dikenal dengan istilah “bulan terang” dan “bulan gelap”.

Pada saat bulan terang, cahaya bulan yang kuat dipercaya membuat ikan-ikan tertentu, terutama ikan nike yang tertarik pada cahaya, lebih sulit berkumpul.

Sebaliknya, saat bulan gelap, kondisi laut yang lebih gelap membuat penangkapan ikan menjadi lebih efektif.

Pengetahuan tradisional semacam ini masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat pesisir Botubarani hingga kini.

Kehadiran hiu paus di Botubarani tidak terjadi tanpa alasan. Ekosistem perairan Teluk Tomini yang kaya nutrisi menyediakan sumber makanan melimpah berupa plankton dan organisme kecil lainnya yang menjadi santapan utama hiu paus.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Dinas Pariwisata Gorontalo

Tags

Rekomendasi

Terkini

X