Andong Via Temu Kidul, Yang Katanya Miniatur Thekelan Tapi Bikin pendaki Pemula Seperti Saya Menyesal!

photo author
Nikmaturrahmaniya, Klik Saja
- Senin, 20 April 2026 | 17:45 WIB

Penyebab utamanya hujan, saat sedang menikmati kemenangan di puncak, langit seolah ingin menghabiskan stok air sisa semalam.

Hasilnya, jalur yang saat naik sudah becek, ketika turun berubah menjadi perosotan maut dari sisa-sisa lumpur dan harga diri.

Salah Pijak, Nyawa Minggat

Seolah itu yang paling cocok menggambarkan jika turun jalur via Temu Kidul selepas hujan. Jika salah pijak, pilihannya cuma dua: kalau tidak masuk jurang ya meluncur bebas dengan pantat sebagai rem utama.

Jadi, jangan coba-coba naik gunung pakai sepatu joging kalau nggak mau makin licin.

Biar selamat, saya akhirnya memilih berjalan mundur, kadang juga menyerupai kepiting saking takutnya melihat depan, salah injak, kepleset, masuk jurang. Kecepatan kaki tak lebih dari kura-kura encok ditambah dengkul yang kian bergetar bikin makin keringatan.

Setidaknya tiga jam waktu yang dihabiskan untuk bernegosiasi dengan tanah becek, karena jika menyerah maka tak sampai rumah.

Baca Juga: Jelajah Pantai Kayu Arum di Gunungkidul, Destinasi Wisata Yogya yang Tawarkan Ketenangan Tepi Laut

Jadi, kalau ada temanmu bilang “ayo naik gunung andong, jalurnya landai cocok untuk pemula” maka jangan percaya.

Ditambah kalimat “Ayo lewat Temu Kidul, asyik lho buat pemanasan,” segera hapus dia dari daftar pertemanan. Nyatanya andong tak seramah itu buat kalian yang cuma ikut-ikutan.

Naik dua jam dan turun tiga jam. Sebuah rasio yang bikin malu di depan pendaki senior tapi sangat masuk akal bagi siapa pun yang pernah merasakan licinnya jalur pendakian sehabis diguyur hujan. Untungnya saya berhasil sampai bawah sebelum benar-benar petang.

Penyesalan terbesar adalah karena terlalu meremehkan di awal dan nyatanya KO di belakang.

Soal pemandangan, itu bonus dari alam, setidaknya bisa melihat punggungan gunung hanya dengan pendakian 2 jam. Oleh-olehnya, tiga hari kaki saya gemetar.

 

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nikmaturrahmaniya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X