opini

Analisis Konflik Thailand-Kamboja: Tinjauan Rivalitas Budaya Thai dan Khmer

Minggu, 27 Juli 2025 | 21:06 WIB
ilustrasi Thailand dan Kamboja (deposit photos)

Jika Burma diposisikan sebagai musuh sejajar dalam perang—saling menang dan kalah—Kamboja justru kerap digambarkan sebagai pihak oportunis yang menyerang Ayutthaya atau Bangkok saat negara sedang lemah atau tengah berperang dengan Burma.

Akar dari sensitivitas ini adalah perasaan banyak warga Kamboja yang kecewa terhadap distorsi sejarah serta kurangnya pengakuan dari pihak Thailand atas unsur budaya Khmer yang telah melebur dalam budaya Thailand.

Kemudian, banyak juga masyarakat Kamboja yang khawatir akan hilangnya budaya dan identitas Khmer mereka.

Belum lagi, sistem pendidikan di Thailand gagal mengajarkan pentingnya keberagaman atau bahkan mengenalkan negara-negara tetangga.

Thailand selama ini masih merasa negara yang paling unggul di Asia Tenggara, karena belum pernah dijajah.

Perasan hiper-nasionalis inilah yang memperparah konflik militer antara Thailand dan Kamboja, semoga kedua belah pihak segera melakukan gencatan senjata dan mencari solusi yang berkepanjangan.***

Halaman:

Tags

Terkini