Namun sekitar pukul 15:00 WIB, kendaraan lapis baja bergerak untuk membubarkan massa yang membuat massa melarikan diri ke berbagai arah
Para mahasiswa mencoba bertahan, naas saat itu juga terjadilah penembakan membabi buta oleh aparat ketika ribuan mahasiswa yang sedang duduk dan tiarap di jalan.
Tercatat jumlah korban yang berhasil didata oleh Tim Relawan untuk Kemanusiaan berjumlah 17 orang korban, yang terdiri dari 6 orang mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Jakarta, 2 orang pelajar SMA.
Baca Juga: Menteri HAM, Natalius Pigai Beberkan Alasan Minta Tambah Anggaran 20 Trilliun
Kemudian dari para anggota aparat keamanan tercatat 2 korban dari Polri, seorang anggota Satpam Hero Swalayan, 4 orang anggota Pam Swakarsa dan 3 orang warga masyarakat.
Pada kejadian tersebut, 456 korban mengalami luka-luka, sebagian besar akibat tembakan senjata api dan pukulan benda keras, tajam/tumpul.
Hingga kini pengusutan kasus Trisakti, Tragedi Semanggi I, Tragedi Semanggi II belum sepenuhnya tuntas dari beberapa kali periode masa kepresidenan.
Semoga sekarang dengan adanya Kementerian khusus HAM, kesemua peristiwa berdarah yang merangkai sejarah Reformasi di negeri ini, bisa segera tuntas statusnya.***