Mengenal Soemitro Djojohadikoesoemo, Ayah Presiden Prabowo Subianto: Akankah Berstatus Pahlawan Nasional?

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 23 Oktober 2024 | 18:05 WIB
Sosok Begawan Ekonomi Nasional, Soemitro Djojohadikusumo (Hops.id)
Sosok Begawan Ekonomi Nasional, Soemitro Djojohadikusumo (Hops.id)

Namun tak lama PRRI berhasil ditumpas oleh Presiden Soekarno, Soemitro dan keluarga pun memutuskan untuk tinggal di luar negeri berpindah-pindah tempat, karena menghindari intervensi pemerintah masa itu.

Masa Orde Baru

Saat Soekarno lengser dan digantikan Soeharto, ia pun dipanggil kembali untuk mengabdi kepada bangsa Indonesia, dimana ia didaulat sebagai Menperindag.

Sebagai Menperindag di era Orde Baru, Soemitro menjalankan sejumlah kebijakan dagang yang bertujuan untuk mendorong ekspor atau menekan impor produk tertentu, dan kebijakan ini masih dipakai hingga sekarang.

Pada tahun 1973, Soemitro dijadikan Menteri Riset dalam Kabinet Pembangunan II, kebijakannya yang terkenal adalah memulai program penelitian nasional dalam bidang ekonomi yang melibatkan fakultas-fakultas ekonomi berbagai universitas di Indonesia.

Namun belakangan program tersebut dihentikan, ketika ia sudah tak menjabat lagi sebagai menteri Riset, dimana pemerintahan Soeharto terlalu berfokus pada program Repelita yang statis dan tak mengikuti trend pasar internasional.

Baca Juga: Apa Itu Hilirisasi? Isu Utama Pembangunan Ekonomi Pemerintahan Prabowo Subianto

Pandangan Ekonomi

Walaupun berbesanan dengan Soeharto, melalui pernikahan Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto, keduanya kerap berbeda pandangan dalam hal kebijakan ekonomi.

Kekhawatiran Soemitro terhadap program Repelita yang dijalankan pemerintahan Soeharto terbukti, dimana Indonesia mengalami krisis moneter di tahun 1998, akibat tidak mengikuti trend dinamis ekonomi dunia.

Pandangan ekonomi Soemitro cenderung kepada memaksimalkan keran ekspor yang terhilirisasi dan pembatasan impor serta mendorong ekonomi kerakyatan seperti koperasi dan UMKM.

Pahlawan Nasional?

Beberapa pihak mungkin menganggap bahwa Soemitro dianggap pengkhianat pada saat peristiwa PRRI.

Namun tak bisa dipungkiri bahwa peranannya dalam hal pembangunan ekonomi bangsa ini sangatlah besar, bahkan bisa dianggap sebagai begawan ekonomi bangsa ini.

Bukan tidak mungkin, pada masa pemerintahan Presiden Prabowo, beliau bisa diangkat menjadi Pahlawan Nasional, mengingat peran besarnya dalam membangun ekonomi di awal bangsa ini berdiri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Tags

Rekomendasi

Terkini

X