KLIK SAJA - Swiss akan menghadapi Bosnia-Herzegovina di Stadion SoFi, Los Angeles, pada pertandingan kedua kampanye Piala Dunia FIFA musim panas ini.
Pada laga pembuka, Schweizer Nati harus puas bermain imbang 1-1 melawan Qatar setelah kebobolan di menit-menit akhir, sementara Zmajevi juga meraih hasil serupa saat ditahan tuan rumah Kanada dengan skor 1-1.
Sebagai favorit untuk menjuarai grup, Swiss mengawali kiprahnya di Piala Dunia dengan kurang meyakinkan setelah hanya bermain imbang melawan tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar, di San Jose.
Schweizer Nati unggul lebih dahulu pada menit ke-20 melalui penalti Breel Embolo. Namun, mereka gagal memanfaatkan dominasi yang dimiliki sepanjang sisa pertandingan.
Sejumlah peluang emas terbuang sia-sia sebelum akhirnya mereka kebobolan gol penyama kedudukan pada masa tambahan waktu.
Hanya meraih satu poin dari laga pertama tentu menjadi hasil yang mengecewakan bagi tim asuhan Murat Yakin.
Meski demikian, karena kedua pertandingan di Grup B berakhir dengan skor 1-1, seluruh tim masih memiliki peluang yang sama menjelang pertandingan kedua.
Namun, mengingat mereka harus menghadapi tuan rumah Kanada di Vancouver pada laga terakhir fase grup, Swiss tentu ingin mengamankan tiket ke babak berikutnya lebih awal dengan meraih kemenangan atas Bosnia-Herzegovina pada Kamis malam.
Jika berhasil menang, Swiss tidak hanya akan semakin dekat untuk memastikan tempat di fase gugur, tetapi juga berpotensi meraih kemenangan pertama mereka atas Zmajevi, yang belum pernah mereka hadapi dalam pertandingan kompetitif sebelumnya.
Bosnia-Herzegovina sendiri cukup puas dengan hasil imbang yang mereka raih pada pertandingan pertama melawan Kanada di BMO Field, Toronto, sebuah laga yang sebelumnya diprediksi akan berlangsung sulit.
Setelah Jovo Lukic membawa timnya unggul lewat sundulan pada babak pertama, pasukan Sergej Barbarez mendapat tekanan besar sepanjang babak kedua.
Mereka mampu bertahan cukup lama sebelum penyerang Southampton, Cyle Larin, mencetak gol penyama kedudukan 12 menit sebelum waktu normal berakhir.
Usai peluit panjang dibunyikan, Zmajevi tentu menjadi pihak yang lebih puas dibandingkan Kanada.
Meski demikian, ada sedikit kekecewaan karena mereka gagal mempertahankan keunggulan dan mengamankan tiga poin penuh yang akan membawa mereka memimpin Grup B dengan selisih dua poin.