Hingga datanglah momen menit 73' yang menunjukkan kualitas Tijjani Reijnders dan Rafael Leao. Pemain berdarah Indonesia ini menguasai bola dengan skillnya dari terngah lapangan dan memberikannya kepada Rafael Leao untuk dibawa menusuk ke jantung pertahanan Los Blancos. Pemain bernomor punggung 10 itu lantas mengembalikan bola kepada Reijnders yang sudah berada di dalam kotak penalti dan membuat Lunin tak berdaya dengan tendangannya.
Gol ini sontak membuat Paulo Fonseca girang di tepi lapangan, sebab ia bisa membuat Carlo Ancelotti yang mahsyur sebagai pelatih legenda AC Milan bertekuk lutut.
Sempat ada gol yang dicetak Antonio Rudiger menit 80' setelah memanfaatkan bola muntah tinjuan Maignan. Namun apes bagi Los Blancos, VAR mengkonfirmasi bahwa Rodrygo dalam posisi offside sesaat sebelum momen tersebut terjadi.
Skor tidak berubah hingga akhir laga, dan meskipun terlihat sedih dengan kekalahan ini, Don Carlo masih ramah memeluk Fonseca dan Alvaro Morata yang terlihat mendatanginya.
Pos Bek Kanan Harus Segera Ditambal
Melanjutkan evaluasi yang hampir sama seperti El Classico, sisi kanan pertahanan Real Madrid yang diisi Lucas Vazquez menjadi bulan-bulanan pada malam tadi. Rafael Leao dan Tijjani Reijnders diutus khusus oleh Fonseca melukai area yang bakal ditinggal Dani Carvajal karena cedera ACL hingga akhir musim.
Jadi, kini patut ditunggu bagaimana reaksi Don Carlo pada bursa transfer musim dingin mendatang. Nama Trent Alexander-Arnold sudah mengemuka belakangan, terlebih pemain Liverpool itu sudah mencanangkan bakal berusaha menjadi bek kanan pertama yang meraih Ballon d'Or.
Namun tampaknya atribut bertahannya tidak lebih baik dari Vazquez. Real Madrid bisa saja membidik nama yang lebih kuat dalam bertahan, seperti Reece James ataupun Joshua Kimmich.
Masih banyak laga yang harus dijalankan sebelum bursa transfer mendatang dibuka. Ini berarti Ancelotti harus bisa memaksimalkan Vazquez untuk formasi tersebut dengan bantuan Federico Valverde yang menjadi gelandang kanan.
Atau jika ia mau berimprovisasi, Eduardo Camavinga bisa ditarik turun sebagai tiga bek dalam formasi 3-4-2-1, sehingga cover di sisi kanan bisa dikerjakan juga oleh Eder Militau dan Vazquez sebagai wingback.
Kita nantikan saja, apakah Real Madrid akan bisa segera bangkit. Pertandingan mereka berikutnya adalah menjamu Osasuna pada 9 November 2024.
Artikel Terkait
Kena Comeback dan Ditaklukkan Atlanta United 1-2, Inter Miami Masih Harus Jalani Leg Ketiga Playoff MLS!
Hasil Serie A Napoli vs Atalanta 0-3, Dua Gol Ademola Lookman dan Strategi Brilian Gasperini Pecundangi Sang Capolista
Hasil Premier League Tottenham Hotspur vs Aston Villa 4-1, Dominic Solanke Pimpin Comeback Super Spurs!
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa dan Shakhtar Donetsk vs Young Boys, Menanti Keteguhan Skuad Unai Emery
Prediksi Bayern Munchen vs Benfica dan PSG vs Atletico Madrid, Tuan Rumah Tidak Boleh Terpeleset Lagi
Prediksi Inter Milan vs Arsenal dan VfB Stuttgart vs Atalanta, Duo Italia Siap Menang Lagi?