KLIK SAJA - Menjadi pimpinan klasemen sementara hingga matchday 3 Liga Champions, tentu merupakan sebuah prestasi luar biasa bagi klub seperti Aston Villa. Tiga kemenangan konsekutif mereka hasilkan saat melawan Young Boys, Bayern Munchen, dan Bologna. Kamis dini hari nanti, keteguhan skuad Unai Emery akan menarik untuk dinantikan.
Aston Villa bakal tandang ke markas Club Brugge, Jan Breydel Stadium. Sementara itu di tempat netral, Veltins-Arena Gelsenkirchen, Shakhtar Donetsk dan Young Boys akan berebut tiga poin untuk setidaknya masuk 24 besar. Kedua laga ini kick off pada Kamis (7/11/2024) pukul 00.45 dini hari WIB.
Keteguhan Aston Villa sebagai penantang serius di Premier League dan Liga Champions mendapatkan cobaan seminggu ke belakang. Mereka ditumbangkan Crystal Palace 1-2 di 16 besar Carabao Cup (31/10/2024) dan digasak Tottenham Hotspur 1-4 akhir pekan lalu di lanjutan Premier League. Kekalahan back-to-back ini betul-betul harus disikapi Unai Emery.
Sementara itu tuan rumah Club Brugge sebenarnya juga tidak begitu solid. Skuad asuhan Nicky Hayen masih tertatih dengan mengoleksi tiga poin, hasil sekali menang atas Sturm Graz di matchday 2. Di liga Belgia, mereka juga tertinggal tujuh angka di belakang Racing Genk yang memuncaki klasemen.
Sebuah pertandingan dua tim merana terjadi di Jerman, sebagai kandang sementara Shakhtar Donetsk yang masih harus jadi klub musafir. Di liga Ukraina, klub asuhan Marino Pusic tertinggal enam angka di belakang Dynamo Kyiv serta FC Oleksandriya, yang terkorelasi penampilan angin-anginan mereka di Liga Champions yang baru meraih satu poin.
Lawan yang dihadapi tidak lebih baik, karena Young Boys malah belum dapatkan satu pun poin sebab dikalahkan Aston Villa, Barcelona, dan Inter Milan secara beruntun. Sama-sama butuh poin, di venue netral ini akan terjadi partai yang sangat ketat.
Club Brugge vs Aston Villa, Klub Besar Pasti Bisa Bangkit
Salah satu keabsahan sebuah tim dikatakan sebagai klub besar, adalah momen di mana mereka bisa bangkit dari keterpurukan. Dua kekalahan beruntun memang belum bisa dikatakan krisis bagi Aston Villa, namun jika mereka bisa bounce-back di laga ini, secara mental mereka akan siap dengan sematan nama klub besar.
Apa yang dibangun Unai Emery dan V Sports sebagai induknya, tidak bisa dikatakan kaleng-kaleng. Berhasil masuk sebagai empat besar Liga Inggris musim lalu, bisa dilanjutkan dengan tetap berada satu tier di bawah Manchester City, Liverpool, dan Arsenal. Menyodok ke tiga besar tersebut mungkin serasa sulit, tetapi jika bisa menembus Zona Liga Champions lagi, tentu adalah prestasi yang besar.
Kekalahan telak 1-4 atas Spurs adalah yang paling mudah dianalisis. Secara strategi terlihat The Villans masih oke hingga babak pertama saat mereka unggul 0-1, namun di babak kedua ketika Ange Postecoglou melancarkan ombak serangan, pragmatisme yang diharapkan pada lini depan Villa terlihat buyar. Ada kesan beberapa pemain mulai mengalami keletihan dalam tekanan.
Emiliano Martinez tentu sosok yang diharap membawa klub untuk bisa bangkit dengan pengalamannya menjadi juara dunia, sebab kapten John McGinn sendiri baru merasakan serunya Liga Champions di tahun ini bersama Villa. Rotasi di lini depan juga bisa dilakukan, terutama menunggu kembali nama Jhon Duran masuk ke dalam papan skor.
Artikel Terkait
Lahir Baru David De Gea, Nomor Punggung 43, dan Lambungkan Fiorentina ke Empat Besar Serie A
Akhirnya Ruben Amorim Sah Juga, Head Coach Baru Manchester United Nih!
Taklukkan Svay Rieng FC 2-1, Madura United Pastikan Kelolosan ke Perempat Final AFC Challenge League 24/25
Kena Comeback dan Ditaklukkan Atlanta United 1-2, Inter Miami Masih Harus Jalani Leg Ketiga Playoff MLS!
Hasil Serie A Napoli vs Atalanta 0-3, Dua Gol Ademola Lookman dan Strategi Brilian Gasperini Pecundangi Sang Capolista
Hasil Premier League Tottenham Hotspur vs Aston Villa 4-1, Dominic Solanke Pimpin Comeback Super Spurs!