Prediksi Bayern Munchen vs Benfica dan PSG vs Atletico Madrid, Tuan Rumah Tidak Boleh Terpeleset Lagi

photo author
Greg Satria, Klik Saja
- Selasa, 5 November 2024 | 21:07 WIB
Momen saat Raphinha membobol gawang Manuel Neuer di matchday 3 UCL (Photo By Javier Borrego/Europa Press via Getty Images)
Momen saat Raphinha membobol gawang Manuel Neuer di matchday 3 UCL (Photo By Javier Borrego/Europa Press via Getty Images)

Angel Di Maria, Kerem Akturkoglu, dan Vangelis Pavlidis masih menjadi andalan dalam mendulang gol. Terkesan gado-gadu secara kultur sepak bolanya, namun ketiga pemain itu bisa saling mengisi dengan kelebihannya masing-masing. Di Maria punya akurasi baik, Akturkoglu punya work-ethic super, serta Pavlidis sangat kuat dalam duel fisik. Ketiga pemain ini bakal jadi ancaman nyata gawang Manuel Neuer.

Sayangnya, Lage masih harus mendapati pemain pelapis Gianluca Prestianni, Leandro Barreiro, dan Tiago Gouveia masih menepi karena cedera. Dengan banyak pemain senior seperti Di Maria dan Nicolas Otamendi, back-up di bangku cadangan harus siap sedia, dan sayangnya pilihan itu tidak terlalu banyak malam nanti.

Bayern Munchen masih sangat diunggulkan di laga ini. Bahkan jika kemenangan baru ditenukan hingga akhir laga, mereka masih mempunyai super-subs dalam sosok Serge Gnaabry dan Thomas Muller. Untuk Benfica, hasil seri sudah berasa seperti kemenangan.

Perkiraan Formasi :
Bayern Munchen (4-2-3-1) : Neuer; Guerreiro, Kim, Upamecano, Davies; Kimmich, Palhinha; Olise, Musala, Coman; Kane
Benfica (4-3-3) : Trubin; Bah, Otamendi, Araujo, Carreras; Kokcu, Florentino, Aursnes; Di Maria, Pavlidis, Akturkoglu

Prediksi Bayern Munchen vs Benfica : 55 -45

Baca Juga: Hasil Serie A Napoli vs Atalanta 0-3, Dua Gol Ademola Lookman dan Strategi Brilian Gasperini Pecundangi Sang Capolista

Ilustrasi logo PSG vs Atletico Madrid
Ilustrasi logo PSG vs Atletico Madrid (www.dazn.com)

PSG vs Atletico Madrid, Kecepatan Pemain Les Parisiens Jadi Keuntungan

Saat menang 2-0 atas Vic dan Las Palmas, lini belakang Atletico Madrid yang kehilangan Robind Le Normand bisa unggul karena "hanya" menghadapi pemain sekaliber Alberto Moleiro serta Sandro Ramirez. Jika harus menghadapi kecepatan Bradley Barcola, Lee Kang-in, serta Ousmane Dembele, apa bisa mereka clean-sheet?

Pertanyaan ini langsung mengemuka jika melihat lagi kekalahan memalukan 0-4 dari Benfica dua pekan silam. Kecepatan seorang Kerem Akturkoglu bisa memporakporandakan pertahanan tim asuhan Diego Simeone yang digalang Jose Gimenez dan Axel Witsel. Sudah bukan rahasia lagi, kelemahan dari dua pemain ini adalah kecepatan larinya.

Luis Enrique bakal memaksimalkan keuntungan ini untuk meraih kemenangan keduanya di Liga Champions. Berkaca dari hasil 1-0 di matchday pembuka melawan Girona, efektivitas di depan gawang harus ditingkatkan di laga kelas Eropa. Bradley Barcola jadi nama yang mengemuka, sebab ia kini memuncaki daftar topskorer tim dengan 8 gol di liga. Tetapi, pemain 22 tahun masih mandul di Liga Champions musim ini!

Beban yang berbeda memang ditanggungnya kala berlaga di UCL. Menggantikan Kylian Mbappe secara langsung, ekspektasi publik dunia jadi cukup tinggi terhadapnya. Penjagaan dari barisan belakang lawan juga semakin tebal, membuat ruang gerak Barcola di lapangan menjadi lebih minimal.

Menentukan pemain yang bisa mensupport Bradley Barcola adalah hal yang dipusingkan oleh Enrique. Marco Asensio dengan segala pengalamannya melawan Atletico Madrid, bisa jadi pilihan pertama menggantikan Lee Kang-in sebagai false-nine. Di lini tengah, trio Zaire-Emery, Joao Neves, dan Vitinha sudah paten sejak awal musim. Kejutan mungkin diberikan sang entrenador di bawah mistar, dengan menurunkan lagi Matvei Safonov menggantikan Gianluigi Donnarumma.

Di kubu Los Colchoneros, duet Julian Alvarez serta Antoine Griezmann tampaknya sudah mulai ditetapkan sebagai penyerang utama. Angel Correa dan Alexander Sorloth akan menunggu momen di babak kedua, ketika permainan masih alami deadlock.

Mengatasi kecepatan Barcola, cedera Marcos Llorente tentu jadi PR tersendiri bagi Simeone. Nahuel Molina memang tersedia di sana, tetapi back-up Rodrigo De Paul dalam formasi 4-4-2 flat jadi adaptasi yang bisa dilakukannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Greg Satria

Sumber: Sportsmole, DAZN, transfermarkt.co.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X