Ketidaksinkronan narasi antara aksi warga dan komunikasi pemerintah membuat kontroversi ini berkembang lebih besar dari seharusnya.
Respons Ferry yang tenang justru mendapat pujian karena dianggap mampu meredam panasnya situasi.
Publik pun berpendapat bahwa seharusnya semua pihak bisa bekerja beriringan tanpa saling menyindir dalam situasi genting seperti ini.
Inti dari perdebatan ini tetap sama yaitu para penyintas membutuhkan bantuan nyata, bukan perbandingan siapa yang lebih berjasa.***
Artikel Terkait
Dari Banyumas ke Cilacap, BGN Ungkap Masalah Kuota SPPG dan Jawabannya Bukan PHK
7 Fakta Kunjungan Kedua Prabowo ke Aceh Begini Ancaman Penyakit, Helikopter Medis, dan Strategi Pemulihan!
Biaya Pemilu yang Membengkak hingga Debat Legitimasi, 7 Sorotan Panas dari Wacana Pilkada via DPRD
Tak Sekadar Pelatihan, Ini Cara BRI Membekali Difabel dengan Keterampilan, Pengalaman, dan Akses Kesempatan
Aturan Usia Medsos Diperketat, PSE Kini Bisa Disanksi Jika Kebobolan Pengguna Anak di Bawah Umur