Program Makan Bergizi Gratis Diperdebatkan Bakom RI dan BEM UI, Ini Pembahasan Anggaran Pendidikan, KIP serta Data Siswa Lapar

photo author
- Minggu, 19 Juli 2026 | 13:12 WIB
Program Makan Bergizi Gratis Diperdebatkan Bakom RI dan BEM UI, Ini Pembahasan Anggaran Pendidikan, KIP serta Data Siswa Lapar (Mengintip diskusi Bakom RI dengan BEM UI yang membahas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga manfaatnya bagi masyarakat. (Instagram.com/@zonamahasiswa.id))
Program Makan Bergizi Gratis Diperdebatkan Bakom RI dan BEM UI, Ini Pembahasan Anggaran Pendidikan, KIP serta Data Siswa Lapar (Mengintip diskusi Bakom RI dengan BEM UI yang membahas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga manfaatnya bagi masyarakat. (Instagram.com/@zonamahasiswa.id))

KLIK SAJA - Diskusi mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu topik yang mencuri perhatian dalam forum publik bertajuk Dua Sisi yang mempertemukan Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari dan Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra saling menyampaikan pandangan mengenai efektivitas hingga penggunaan anggaran program tersebut.

Perbincangan berlangsung dalam suasana terbuka dengan berbagai argumentasi yang saling ditanggapi.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah keterkaitan anggaran MBG dengan sektor pendidikan.

BEM UI Menilai Anggaran MBG Lebih Tepat untuk Pendidikan

Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra, membuka pembahasan dengan menyoroti anggaran yang digunakan untuk menjalankan Program Makan Bergizi Gratis melalui Badan Gizi Nasional.

Baca Juga: Target 2030, Ini 5 Langkah Pemprov DKI Jakarta Mengubah Seluruh Transportasi Umum Menjadi Kendaraan Listrik

Menurutnya, penggunaan anggaran tersebut masih berkaitan dengan sektor pendidikan sehingga perlu diprioritaskan untuk kebutuhan pendidikan secara langsung.

Ia menilai masih banyak kebutuhan pendidikan yang memerlukan dukungan pendanaan lebih besar.

Dalam forum tersebut, Fathimah menyampaikan pandangannya mengenai prioritas penggunaan anggaran negara.

Ia mengatakan, "Bagi kami sama karena masih menggunakan sama-sama anggaran pendidikan."

Fathimah kemudian menambahkan, "Jadi, ini semua sebetulnya masih terkait dengan pendidikan karena anggarannya dari sama-sama pendidikan."

Muhammad Qodari Menjelaskan Hubungan MBG dengan Proses Belajar

Menanggapi pandangan tersebut, Muhammad Qodari menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan.

Ia menilai pemenuhan kebutuhan gizi siswa menjadi bagian penting dalam mendukung proses belajar mengajar di sekolah.

Qodari menyampaikan bahwa berdasarkan data yang diterimanya, sekitar 56 persen siswa datang ke sekolah dalam kondisi lapar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X