lifestyle

Kenapa Mood Gampang Berubah Menjelang Puasa Ramadhan? Ini Penjelasan Psikologi yang Jarang Dibahas

Kamis, 5 Februari 2026 | 09:02 WIB
Kenapa Mood Gampang Berubah Menjelang Puasa Ramadhan? Ini Penjelasan Psikologi yang Jarang Dibahas (Ilustrasi gambar )

Adaptasi pola makan ini membuat kadar energi tubuh naik turun.

Ketika gula darah menurun, emosi pun lebih mudah meledak atau berubah.

Itulah kenapa beberapa orang merasa lebih gampang marah atau sedih tanpa sebab jelas.

Tubuh sedang menyesuaikan ritme baru, dan emosi ikut terdampak.

Baca Juga: Berikut Daftar Pantangan Saat Perayaan Imlek, Diyakini Pertanda Buruk Jika Dilakukan

Jadi ini bukan cuma soal mental, tapi juga biologis.

5. Faktor Psikologis: Ramadhan Membuka Banyak Refleksi Emosional

Ramadhan bukan hanya soal lapar dan haus, tapi juga momen refleksi diri.

Menjelang bulan ini, banyak orang mulai mengingat hal-hal yang ingin diperbaiki dalam hidup.

Ada rasa rindu, penyesalan, atau harapan yang muncul bersamaan.

Emosi yang menumpuk ini bisa membuat mood terasa campur aduk.

Kadang hati lebih lembut, kadang justru lebih mudah tersentuh. Ini bagian dari proses batin yang wajar.

Baca Juga: Nestle Lakukan Recall Susu Formula Bayi, BPOM Pastikan Tidak Ada Toksin di Produk Indonesia

6. Lingkungan Sosial Ikut Membentuk Suasana Hati

Menjelang puasa, suasana sekitar juga berubah: obrolan Ramadhan, target ibadah, persiapan keluarga, sampai tekanan kerja sebelum libur.

Halaman:

Tags

Terkini