Peristiwa itu dijadikan alasan Israel untuk melancarkan serangan masif ke Gaza.
Namun, ofensif itu menimbulkan korban sipil yang jauh lebih besar.
4. 2025: Renggut 64 Ribu Sipil, Warga Gaza Kelaparan
Menurut data Kementerian Kesehatan Gaza pada tahun 2025, lebih dari 64.000 warga Palestina telah terbunuh, mayoritas perempuan dan anak-anak.
Baca Juga: Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba Undurkan Diri, Ungkap Masalah Tarif AS Sebagai Penyebabnya
PBB bahkan menyebut kelaparan sudah melanda Gaza, dengan jutaan penduduk terpaksa mengungsi.
Terkait hal itu, resolusi terbaru PBB menyatakan dengan tegas mengenai blokade hingga serangan brutal Israel telah menciptakan “bencana kemanusiaan” yang mencemaskan dunia.
Baca Juga: Mengenal Konflik Nagorno-Karabakh, Pertikaian Etnis Armenia dengan Azerbaijan di Kaukasus
Dokumen itu juga menyerukan pembentukan misi internasional untuk melindungi warga sipil dan memantau proses perdamaian.
Sejarah panjang konflik Israel-Palestina sejak 1947 hingga hari ini memperlihatkan akar konflik tidak bisa dilepaskan dari ketidakadilan awal pembagian wilayah.
Pada akhirnya, Resolusi PBB terbaru kini dinilai sebagai publik internasional sebagai sinyal pengakuan Palestina sebagai negara merdeka, akan segera menjadi kenyataan.***