internasional

Hakim Blokir Rencana Trump untuk Memberhentikan 2.200 Pegawai USAID

Sabtu, 8 Februari 2025 | 16:20 WIB
Hakim Blokir Rencana Trump untuk Memberhentikan 2.200 Pegawai USAID (Getty Images BBC)

KLIK SAJA - Seorang hakim federal di Washington, D.C., telah mengeluarkan perintah sementara yang menghalangi Presiden Donald Trump untuk memberhentikan 2.200 pegawai di Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID).

Keputusan ini datang setelah gugatan yang diajukan oleh serikat pekerja yang mewakili pegawai tersebut, yang menuduh bahwa pemecatan massal tersebut melanggar hukum federal.

Pada bulan Oktober 2024, Presiden Trump mengumumkan rencana untuk mengurangi jumlah pegawai USAID sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi anggaran pemerintah dan meningkatkan efisiensi.

Baca Juga: Swedia Berlakukan Aturan Ketat Penggunaan Senjata Api Pasca Penembakan Massal di Örebro

Rencana tersebut mencakup pemecatan sekitar 2.200 pegawai, yang diperkirakan akan menghemat miliaran dolar bagi pemerintah AS.

Namun, serikat pekerja yang mewakili pegawai USAID, termasuk American Federation of Government Employees (AFGE), segera mengajukan gugatan terhadap rencana tersebut.

Mereka berpendapat bahwa pemecatan massal tersebut melanggar Undang-Undang Reformasi Layanan Sipil, yang melarang pemecatan pegawai federal tanpa alasan yang sah dan prosedur yang tepat.

Hakim yang menangani kasus ini, Judge James Boasberg, setuju dengan argumen serikat pekerja dan mengeluarkan perintah sementara yang menghalangi pemecatan tersebut.

Baca Juga: Heboh! Pawang Reptil Australia Temukan 102 Ular Berbisa di Rumah Warga Sydney

Dalam keputusannya, Boasberg menyatakan bahwa pemerintah belum dapat menunjukkan bahwa pemecatan massal tersebut dilakukan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Keputusan ini memberikan waktu bagi kedua belah pihak untuk menyelesaikan sengketa ini melalui proses hukum lebih lanjut.

Jika perintah sementara ini berlanjut, pemecatan pegawai USAID akan ditunda hingga ada keputusan akhir dari pengadilan.

Pihak pemerintah AS belum memberikan komentar resmi mengenai keputusan ini.

Namun, mereka sebelumnya telah menyatakan bahwa pengurangan pegawai di USAID diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi pemborosan anggaran.

Halaman:

Tags

Terkini