Miris! Ribuan Warga Gaza Krisis Penanganan Medis, Walau Gencatan Senjata Tengah Berlangsung

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 29 Oktober 2025 | 00:21 WIB
Situasi ruang emergency di tenda Gaza (UN)
Situasi ruang emergency di tenda Gaza (UN)

Ia menambahkan, “Kami bisa menangani hingga 50 pasien per hari untuk kemoterapi dan radioterapi, bahkan lebih untuk operasi. Ini jalur tercepat dan paling efisien, karena kami memiliki sistemnya, berbicara dalam bahasa yang sama, berbagi budaya yang sama, dan dalam banyak kasus sudah memiliki rekam medis pasien dari Gaza yang telah dirawat di rumah sakit Yerusalem selama lebih dari satu dekade sebelum perang.”

Sementara itu,  Cogat, badan pertahanan Israel yang mengatur lalu lintas di perbatasan Gaza, menjelaskan terkait alasan penundaan izin evakuasi medis.

Cogat menyatakan bahwa keputusan tersebut berada di tangan tingkat politik, dan mengarahkan pertanyaan ke kantor perdana menteri Israel, yang tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Sejak serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023, Israel mengutip alasan keamanan untuk tidak mengizinkan pasien dari Gaza masuk ke wilayah Palestina lainnya. Israel juga menegaskan bahwa titik lintas utama di Erez sempat diserang oleh pejuang Hamas selama serangan tersebut.

Menurut data Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas, sejak Agustus 2025 sedikitnya 740 orang, termasuk hampir 140 anak-anak, meninggal dunia saat menunggu evakuasi medis yang tak kunjung datang.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X