Raja Sapta Oktohari Pastikan Pertemuan dengan IOC Tetap Berjalan, Bahas Isu Sensitif Penolakan Visa Atlet Israel

photo author
- Sabtu, 25 Oktober 2025 | 19:21 WIB
Raja Sapta Oktohari Pastikan Pertemuan dengan IOC Tetap Berjalan, Bahas Isu Sensitif Penolakan Visa Atlet Israel (Ketum KOI Raja Sapta Oktohari akan bertemu langsung dengan Komite Olimpiade Internasional menyusul sanksi yang diberikan ke Indonesia. (Instagram/rajasaptaokto))
Raja Sapta Oktohari Pastikan Pertemuan dengan IOC Tetap Berjalan, Bahas Isu Sensitif Penolakan Visa Atlet Israel (Ketum KOI Raja Sapta Oktohari akan bertemu langsung dengan Komite Olimpiade Internasional menyusul sanksi yang diberikan ke Indonesia. (Instagram/rajasaptaokto))

Menurut Raja Sapta, hingga kini IOC belum melakukan komunikasi resmi secara langsung dengan dirinya sebagai pimpinan NOC Indonesia.

Karena itu, ia menilai pertemuan tatap muka menjadi langkah yang paling tepat untuk mencari jalan keluar terbaik.

“Sampai saat ini IOC belum pernah menghubungi saya secara langsung. Jadi sebaiknya memang harus datang bertemu di kantor pusat IOC di Lausanne,” ujarnya.

Raja Sapta berharap, dialog tersebut dapat membuka ruang komunikasi yang konstruktif antara KOI dan IOC agar posisi Indonesia tetap selaras dengan prinsip-prinsip Olimpiade.

Baca Juga: Pakistan dan Taliban Afghanistan Sepakat Gencatan Senjata Sementara di Tengah Bentrokan Sengit

Ketum KOI itu juga menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan partisipasi Indonesia dalam berbagai ajang olahraga internasional.

Latar Belakang Penolakan Visa Atlet Israel

Sebelumnya, keputusan pemerintah Indonesia menolak visa bagi atlet Israel yang akan mengikuti Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta memicu perhatian luas dunia internasional.

Keputusan tersebut juga memunculkan respons dari IOC dan sejumlah lembaga olahraga dunia di bawah naungannya.

Menanggapi situasi itu, Komite Eksekutif IOC pada 23 Oktober 2025 memutuskan menghentikan seluruh bentuk dialog dengan KOI terkait rencana penyelenggaraan Olimpiade dan ajang olahraga internasional lainnya.

IOC Soroti Pelanggaran Prinsip Olimpiade

Baca Juga: Tangis Haru! Ratusan Tahanan Palestina Dibebaskan Pasca Fase Pertama Perdamaian Trump

IOC menyatakan keprihatinan terhadap kebijakan yang membatasi akses atlet ke negara tuan rumah karena alasan politik.

Menurut IOC, tindakan tersebut bertentangan dengan semangat Olimpiade yang menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dan perdamaian melalui olahraga.

“Tindakan seperti ini merampas hak atlet untuk berkompetisi secara damai dan menghalangi Gerakan Olimpiade untuk menunjukkan kekuatan olahraga,” tulis Komite Eksekutif IOC dalam pernyataannya beberapa waktu lalu.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X