“Tapi selain itu, kami juga berusaha memberikan mereka sedikit martabat saat menerima perawatan di sini.”
Sebelumnya, Blackman telah menjadi relawan bersama UK-Med untuk merawat pasien yang terkena Ebola dan difteri di berbagai penjuru dunia.
“Keluarga saya tentu khawatir karena apa yang mereka lihat di berita,” katanya.
“Saya harus meyakinkan mereka bahwa jika sesuatu terjadi, itu bukan di lokasi tempat kami berada.
“Saya melakukan segala yang bisa saya lakukan untuk menjaga diri saya tetap aman, dan keluarga saya mengatakan mereka bangga kepada saya, itu sangat berarti.”
Ia menjelaskan bahwa rumah sakit lapangan di al-Mawasi terletak di dalam kompleks tertutup yang dijaga ketat dan terdapat tempat perlindungan bagi staf dan pasien jika diperlukan.
“Orang-orang bertanya pada saya, ‘apakah kamu merasa kesal saat kembali ke Inggris dan melihat orang-orang terus menuntut ini-itu?’, tapi sebenarnya tidak juga.
“Faktanya, kita semua seharusnya memiliki hak atas air bersih, layanan kesehatan, dan tempat tinggal.
“Yang kami lakukan adalah memastikan orang-orang dapat mengakses layanan kesehatan yang sangat mereka butuhkan,” tutupnya.***