Ngeri! Penembakan Massal di Pusat Pendidikan Swedia Tewaskan 10 Korban, Mirip Adegan Film Psikopat

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 5 Februari 2025 | 04:23 WIB
Suasana lokasi penembakan di sebuah kampus pusat pendidikan swedia (Getty Images)
Suasana lokasi penembakan di sebuah kampus pusat pendidikan swedia (Getty Images)

KLIK SAJA – Telah terjadi penembakan massal di sebuah kampus pusat pendidikan di Orebro, Swedia tengah yang menewaskan 10 orang, termasuk tersangka yang membawa senjata api.

Perdana Menteri Ulf Kristersson menggambarkan serangan hari Selasa (4/2) di sekolah Risbergska di Orebro, 200 km (124 mil) di sebelah barat ibu kota Stockholm, sebagai "penembakan massal terburuk dalam sejarah Swedia".

Polisi mengatakan mereka yakin pelaku laki-laki termasuk di antara korban tewas.

Tidak ada motif yang dapat diidentifikasi dan ia diyakini bertindak sendiri.

Baca Juga: Serge Atlaoui, WNA Prancis Vonis Mati Kasus Narkoba Dikembalikan ke Negaranya Atas Dasar Kemanusiaan

Polisi sebelumnya memperingatkan jumlah korban tewas dapat terus meningkat karena beberapa orang terluka.

Sejumlah korban luka telah dibawa ke rumah sakit, dengan sedikitnya empat orang menjalani operasi.

Polisi awalnya mengatakan lima orang telah ditembak, dan insiden itu sedang diselidiki sebagai percobaan pembunuhan, pembakaran, dan pelanggaran senjata berat.

Media lokal kemudian mulai melaporkan bahwa beberapa orang telah meninggal, sebelum polisi mengatakan "sekitar 10" orang telah tewas

Mereka juga menegaskan tidak ada motif "teror" di balik serangan itu.

Baca Juga: Gempa Landa Obyek Wisata Santorini Yunani, Wisatawan Panik Bergegas Tinggalkan Pulau

Polisi mendengar laporan penembakan yang terjadi di sekolah Risbergska, sebuah pusat pendidikan lanjutan pada pukul 12:33 waktu setempat.

Fasilitas tersebut berada di kampus yang merupakan rumah bagi sekolah-sekolah lain.

Sebelumnya, siswa di beberapa sekolah terdekat tetap di dalam rumah "untuk tujuan keamanan".

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X