Yunani terletak di beberapa garis patahan dan sering diguncang gempa bumi.
Penelitian telah menunjukkan kerak di bawah laut di sekitar Santorini merupakan zona seismik yang sangat aktif.
Kenangan akan gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter yang mengguncang Amorgos dan Santorini pada tahun 1956 masih membekas di ingatan, memicu tsunami yang mengakibatkan tewasnya 53 orang, ratusan korban luka-luka, dan kerusakan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, pulau berbentuk bulan sabit dengan rumah-rumah kapur putih ini telah menjadi salah satu tujuan wisata utama di Eropa, menarik sekitar 3,5 juta wisatawan tahun lalu.***