Pengungkapan ini telah memicu kritik atas transparansi Jeju Air karena sebelumnya mengklaim 'tidak ada insiden sebelumnya' pada pesawat yang sama.
CEO Jeju Air, Kim E-bae sempat menyatakan tidak ada riwayat kecelakaan sebelumnya dengan pesawat tersebut.
Seiring dengan meningkatnya kritik, Jeju Air kemudian menjelaskan insiden 3 tahun lalu itu kecil sehingga diklasifikasikan sebagai 'peristiwa' dan bukan 'kecelakaan' menurut hukum penerbangan.
Di sisi lain, Jeju Air menyebut insiden itu tidak dianggap sebagai bagian dari riwayat kecelakaan pesawat.
Baca Juga: Putin Minta Maaf Pesawat Azerbaijan Airlines ditembak Rudal Pertahanan Rusia
"Kami telah membayar denda sepenuhnya, menyelesaikan semua pemeriksaan dan perbaikan, dan melanjutkan operasi normal sesuai dengan peraturan," tutur Kim E-bae.***
Artikel Terkait
Mantan PM India, Manmohan Singh Meninggal Dunia, Sang Arsitek Reformasi Ekonomi Vrindavan
Loyalis Assad Bunuh 14 Pasukan Penguasa Baru Suriah dalam Penyergapan
China Akan Bangun Bendungan PLTA Terbesar Sedunia di Tibet
Trump Mulai Mesra dengan China, Menentang Pelarangan TikTok di AS
Putin Minta Maaf Pesawat Azerbaijan Airlines ditembak Rudal Pertahanan Rusia