Sebelumnya, Pemerintah Seoul meminta Hyundai Cruise untuk membatalkan acara pesta kembang api pada Minggu pukul 14.40.
Pembatalan acara pesta kembang api yang digelar Hyundai Cruise itu dengan alasan suasana berkabung yang menyelimuti insiden tragis Jeju Air. Namun, imbauan tersebut diabaikan pihak terkait.
Permintaan Maaf Hyundai Cruise
Hyundai Cruise tetap melaksanakan pertunjukan kembang api pada pukul 18.30, karena mengalami kesulitan dalam membatalkan acara yang telah dipesan sebelumnya.
Setelah menerima banyak kritik dari masyarakat, perusahaan tersebut mengeluarkan permohonan maaf.
Baca Juga: Mantan Presiden AS, Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun, Sang Pejuang Kemanusiaan
“Acara ini, yang tetap berlangsung meskipun ada permintaan dari Seoul untuk dibatalkan, seharusnya tidak dilanjutkan,” ungkap Hyundai Cruise dalam pernyataan resmi mereka pada Rabu, 1 Januari 2024.
“Kami meminta maaf karena melanjutkan acara ini dan menimbulkan masalah di tengah masa berkabung nasional,” tambah mereka.
Berkaca dari hal itu, terdapat fakta terbaru soal kecelakaan Pesawat Jeju Air di Korsel.
Bagi yang belum tahu, kecelakaan pesawat itu terjadi setelah adanya peringatan gangguan burung atau bird strike dari menara kontrol.
Baca Juga: Israel Kepung RS Kamal Adwan dan RS Indonesia di Gaza Utara, Nyaris Sudah Tak Berfungsi
Kemudian, pesawat itu mengeluarkan panggilan darurat dan mendarat darurat tanpa roda sebelum menabrak pembatas dan terbakar.
Peristiwa itu menewaskan 179 orang di dalamnya, dan terdapat dua pramugari yang selamat. Berikut ini fakta terbarunya:
Black Box Akan Dikirim ke AS
Meski diyakini ketiga sistem roda pendaratan gagal beroperasi dengan baik, penyebab pasti kecelakaan Pesawat Jeju Air hingga kini masih dalam proses penyelidikan.
Artikel Terkait
Mantan PM India, Manmohan Singh Meninggal Dunia, Sang Arsitek Reformasi Ekonomi Vrindavan
Loyalis Assad Bunuh 14 Pasukan Penguasa Baru Suriah dalam Penyergapan
China Akan Bangun Bendungan PLTA Terbesar Sedunia di Tibet
Trump Mulai Mesra dengan China, Menentang Pelarangan TikTok di AS
Putin Minta Maaf Pesawat Azerbaijan Airlines ditembak Rudal Pertahanan Rusia