KLIK SAJA - Setelah gangster yang disinyalir adalah pihak Israel telah merampok hampir 100 truk bantuan kemanusiaan PBB, melukai banyak pengemudi Palestina, pada beberapa waktu lalu.
Maka ancaman baru datang bagi warga Gaza, yaitu kepastian keamanan pengiriman bantuan Internasional.
Dilansir dari BBC, UNRWA PBB yang mengurus pengungsi Palestina, berujar bahwa truk-truk bantuan yang masuk ke wilayah Gaza kini terancam sulit untuk masuk.
Baca Juga: Brutal! Militer Israel Berani Serang Markas Unifil PBB di Lebanon Selatan
“Hukum dan ketertiban telah runtuh di daerah sekitar perlintasan Kerem Shalom, yang masih menjadi titik masuk utama barang, dan geng-geng mengisi kekosongan kekuasaan,” kata Sam Rose, wakil direktur UNRWA.
“Tidak dapat dielakkan lagi bahwa setelah 13 bulan konflik yang intens, segalanya akan berantakan.” tambahnya.
Saat musim dingin yang hujan mulai datang, pejabat kemanusiaan mengatakan penyelesaian situasi yang memburuk sangat penting untuk memenuhi kebutuhan yang besar dan semakin mendesak bagi sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Gaza - yang sekarang mengungsi ke bagian tengah dan selatan.
“Ini adalah penjarahan taktis, sistematis, dan kriminal,” ujar Georgios Petropoulos, kepala kantor kemanusiaan PBB, Ocha, di Gaza.
Telah terjadi peningkatan pelanggaran hukum di Gaza sejak Israel mulai menargetkan petugas polisi awal tahun ini, dengan alasan peran mereka dalam memberantas pemerintahan Hamas.
Beberapa warga Gaza yang mengungsi di selatan menyambut baik upaya baru Hamas dalam melawan geng-geng kriminal asal Israel ini.
Baca Juga: Ketika Panen Zaitun Warga Palestina dibawah Todongan Senjata Tentara Israel dan Pembatasan
AS telah mendesak Israel untuk mengizinkan lebih banyak truk bantuan masuk ke Gaza.
Namun, pejabat Israel mengatakan bahwa alasan utama mengapa target mereka sebanyak 350 truk per hari tidak tercapai adalah ketidakmampuan PBB dan lembaga bantuan internasional lainnya untuk membawa cukup banyak truk ke titik penyeberangan.
Para pekerja bantuan menolak alasan Israel yang dibuat-buat tersebut.