Israel berpendapat bahwa Unifil telah gagal mencegah militan Hizbullah beroperasi di dekat perbatasan Israel.
Hal tersebutlah yang menjadi dalih pihak Militer Israel yang juga kerap menyerang markas Unifil PBB, padahal tidak ada pasukan Hizbullah di sekitar area tersebut.
Pihak militer Israel telah mendesak pasukan Unifil untuk meninggalkan daerah itu demi keselamatan mereka sendiri.
Mereka pun menuduh bahwa Hizbullah sengaja beroperasi dari lokasi yang terletak di dekat posisi Unifil.
Unifil PBB sendiri menolak untuk menarik diri dari posisinya, dan telah berulang kali mendesak semua pihak untuk menghentikan serangan langsung dan tidak langsung terhadap pangkalannya, yang merupakan "pelanggaran mencolok" terhadap hukum internasional.***