Pada waktu itu, ia menjalankan bisnis menjual mainan populer di AS, yaitu Fidget Spinner. Selain itu, Shervin juga menjual pakaian dan aksesori untuk olahraga pickleball kepada teman-temannya.
Namun, ia mulai menyadari adanya masalah dalam bisnisnya, terutama ketika tumpukan kantong plastik semakin banyak digunakan untuk membungkus barang dagangannya.
Dalam wawancara di laman Yale College, Shervin pernah menceritakan pengalamannya bersama sang ayah saat melihat banyaknya plastik di rumah mereka.
"Saya mengemas dan mengirim produk menggunakan plastik, dan saya meminta bantuan ayah saya karena kami mengirim ratusan paket setiap hari," ujar Shervin.
Baca Juga: Vladimir Putin Hadiahkan Beruang 'Masha and The Bear' Ke Kebun Binatang Korea Utara
"Dan (kala itu) saya juga berkata: Pasti ada cara yang lebih baik," tandasnya.
Eco Packable Akhirnya Berdiri
Pada pertengahan tahun 2021, Yale mulai merancang terkait sebuah perusahaan yang mampu menyediakan bungkusan paket online dengan bahan alami.
Baca Juga: Serangan Udara Israel Gempur Suriah Tengah, Tewaskan 68 Korban Jiwa
Saat itu, Yale Center for Business and Environment (CBEY) juga tengah mengadakan kompetisi bertajuk Start Up Yale 2021.
Shervin memutuskan untuk ikut berkompetisi dengan mendirikan Eco Packables sebagai produk bungkusan paket online yang dapat dijadikan kompos, karena terbuat dari saripati jagung dan polimer berbasis bio.
Pemuda itu pun dinobatkan sebagai pemenang kompetisi bisnis CBEY 2021 dan dikenal sebagai sosok yang menciptakan inovasi baru untuk menjaga lingkungan di AS.
Pendiri Eco Packable itu pun menyebut menggunakan uang dari hadiah dari kompetisi itu untuk mengembangkan bisnisnya.
Anak Muda yang Masuk Majalah Forbes
Pada tahun 2023 lalu, Forbes menempatkan nama Shervin dengan deretan para pebisnis dan pengusaha kenamaan yang usianya masih di bawah 30 tahun.
Artikel Terkait
Fans Les Blues Cemooh Lagu Kebangsaan Zionis Saat Pertandingan Prancis Kontra Israel
Human Rights Watch: Militer Telah Israel Melakukan Kejahatan Perang di Gaza
Benjamin Netanyahu Dituduh Lamban Dalam Hadapi Serangan Hamas Oleh Publik Israel
AS Beri Ijin Ukraina Pakai Rudal Jarak Jauh Untuk Pukul Balik Rusia, Perang Dunia III Dimulai?
Peristiwa Terkini, Israel Gempur Lagi Gaza Utara, Tewaskan 34 Korban Sipil