Misteri Peran Melania Trump Menjadi ‘First Lady’ Untuk Kedua Kalinya

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 11 November 2024 | 11:05 WIB
Melania Trump bersama Donald Trump dan putranya saat kampanye Pilpres (SvD)
Melania Trump bersama Donald Trump dan putranya saat kampanye Pilpres (SvD)

KLIK SAJA - Sehari setelah kemenangan besar suaminya pada malam pemilihan Presiden Amerika Serikat, Melania Trump menggunakan media sosial untuk menyampaikan pidato resminya kepada rakyat.

“Mayoritas warga Amerika telah mempercayakan tanggung jawab penting ini kepada kami,” kata Ibu Trump.

“Kami akan menjaga jantung republik ini yaitu kebebasan,” janjinya, dan mendesak warga Amerika untuk bangkit di atas ideologi demi negara.

Pesannya singkat, tetapi mengisyaratkan adanya perubahan dalam cara mantan ibu negara itu menjalankan perannya untuk kedua kalinya.

Jika pada masa jabatan kepresidenan sebelumnya, Melania terkesan acuh akan perannya sebagai First Lady, dimana ia jarang mengikuti kegiatan resmi suaminya.

Baca Juga: Trump Menang Pilpres AS, Genderang Perang Dagang Dimulai

Ketika Trump memenangkan pemilihan presiden pertamanya pada tahun 2016, Melania bahkan awalnya tidak berada di Gedung Putih, justru malah tinggal di New York bersama putra mereka yang masih kecil.

Dimana ia tampak cenderung irit bicara dan hanya momen tertentu ia mengikuti tradisi yang ditetapkan oleh ibu negara sebelumnya.

Dilansir dari BBC, namun para ahli mengatakan bahwa kali ini, Nyonya Trump kemungkinan akan lebih berhati-hati dalam pendekatannya terhadap peran yang sebagian besar tidak didefinisikan sebagai Ibu Negara Amerika.

Melania Trump terlahir dengan nama Melanija Knavs, mantan model fesyen Slovenia-Amerika berusia 54 tahun ini akhirnya meninggalkan kehidupan glamor di Trump Tower, Manhattan, demi kehidupan politik di Ruang Oval, selama masa jabatan kepresidenan yang kerap diliputi kontroversi.

Baca Juga: Donald Trump is Come Back! Berhasil Ungguli Kamala Harris dalam Electoral College Pilpres AS

Melania Trump digambarkan lebih suka bersikap kurang terbuka dibandingkan para pendahulunya, dengan memberikan lebih sedikit pidato baik di Gedung Putih maupun di jalur kampanye.

Dalam beberapa tahun terakhir, ia menghindari sorotan saat suaminya menantang beberapa kasus hukum terhadapnya saat ia berkampanye untuk masa jabatan kedua.

Nyonya Trump memang muncul pada kesempatan penting, seperti ketika suaminya mengumumkan pada akhir tahun 2022 bahwa ia akan mencalonkan diri lagi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X