Menelusuri Museum Balla Lompoa di Sungguminasa, Jejak Kebesaran Kerajaan Gowa di Masa Lampau

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Selasa, 9 Juni 2026 | 12:24 WIB
Balla Lompoa (panduan wisata)
Balla Lompoa (panduan wisata)

Tak hanya itu, pengunjung dapat melihat koleksi pakaian adat berdasarkan tingkatan usia dan warna, busana para Kadi atau pemuka agama kerajaan, hingga berbagai perlengkapan upacara adat yang pernah digunakan dalam kehidupan istana.

Selain koleksi sejarahnya, Balla Lompoa juga menarik dari sisi arsitektur karena merekam perjalanan panjang pengaruh budaya dan agama yang pernah hadir di Sulawesi Selatan.

Beberapa tiang utama bangunan berbentuk oktagon atau segi delapan yang diyakini sebagai jejak pengaruh Hindu.

Pada bagian lain terdapat ukiran menyerupai bunga teratai yang sering dikaitkan dengan tradisi Buddha.

Sementara itu, unsur Islam tampak melalui berbagai ornamen kaligrafi yang menghiasi dan membingkai sejumlah ruangan di dalam istana.

Keunikan lain terlihat pada bagian atap bangunan. Di sisi depan terdapat ornamen kepala naga, sedangkan bagian belakang dihiasi ekor naga.

Dalam tradisi setempat, simbol tersebut menandakan bahwa bangunan ini memiliki kedudukan tertinggi dan tidak ada yang menyamainya.

Di dalam museum juga terdapat satu ruangan khusus yang digunakan untuk menyimpan pusaka-pusaka paling sakral. Ruangan tersebut dilengkapi sesajian tradisional dan hingga kini masih dianggap keramat oleh sebagian masyarakat Gowa. Karena itu, tidak sedikit pengunjung yang datang bukan hanya untuk berwisata sejarah, tetapi juga untuk tujuan spiritual.

Akses Menuju Museum Balla Lompoa

Museum Balla Lompoa berlokasi di Jalan Sultan Hasanuddin No. 44, Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Posisinya yang berada di pusat Kota Sungguminasa membuat museum ini mudah dijangkau dari berbagai arah. Dari Terminal Bus Mallengkeri, jaraknya sekitar 3 kilometer, sedangkan dari Pelabuhan Soekarno-Hatta sekitar 23 kilometer.

Bagi pengunjung yang berangkat dari Kota Makassar, perjalanan menuju museum dapat ditempuh melalui jalur utama Makassar–Gowa dengan waktu tempuh sekitar 30 hingga 45 menit, tergantung kondisi lalu lintas.

Jam Operasional dan Harga Tiket

Museum Balla Lompoa buka pada:

  • Senin–Kamis: 08.00–13.00 WITA
  • Jumat: 08.00–11.00 WITA
  • Sabtu: 08.00–12.00 WITA
  • Minggu: Tutup

Fasilitas yang tersedia di dalam museum meliputi ruang administrasi, ruang konservasi dan preparasi, ruang pameran tetap, auditorium, serta gudang penyimpanan koleksi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X