Tips hemat: datang lebih awal untuk memilih menu favorit dan menghindari antrean panjang.
Suasana sahur masih sepi, cocok untuk menikmati udara malam dan ketenangan kota sebelum aktivitas pagi.
Banyak warga lokal memiliki warung favorit sehingga pengalaman kuliner sahur menjadi lebih autentik. Menu selalu segar dan porsinya pas.
4. Takjil Legendaris Pasar Sidoharjo
Pasar Sidoharjo menjadi pusat kuliner legendaris di Wonogiri saat Ramadhan.
Menu andalan termasuk kue cucur, serabi, dan minuman es doger.
Harga mulai Rp5.000–12.000 per porsi.
Pasar buka pukul 16.00–18.30, tepat untuk berburu takjil sebelum Maghrib.
Tips hemat: beli paket combo untuk mencoba banyak menu sekaligus tanpa boros.
Pasar ramai tetapi tetap nyaman karena lorong cukup luas.
Pedagang menjaga resep turun-temurun sehingga cita rasa tetap otentik.
Baca Juga: Menelusuri Lorong Waktu Tanah Pasundan di Musem Sri Baduga Bandung
5. Street Food Ramadhan di Jalan Slamet Riyadi
Di kawasan Jalan Slamet Riyadi, street food Ramadhan menawarkan menu unik seperti sate telur puyuh, nasi kucing, dan tahu kupat.
Artikel Terkait
Mengenal Tradisi Martonggo Raja Pada Masyarakat Batak Toba, Keluhuran Khas Nusantara
Eksplor Kesejukan Air Terjun Dlundung Mojokerto di Kaki Gunung Welirang
Mengagumi Keunikan Air Terjun Tirto Galuh Blitar yang Berpadu Tebing Batu Kapur
Eksplorasi Air Terjun Irenggolo Kediri yang Berundak Anak Tangga
Mengupas Sejarah Masjid Asal Penampaan di Gayo Lues, Dibangun Sejaman Majapahit